447 Ribu Ha Perairan Belitung Dicadangkan sebagai Kawasan Konservasi

oleh -132 views

TANJUNGPANDAN,BERITABANGKA.COM– Seluas 447.785 hektar Perairan Belitung dicadangkan sebagai kawasan konservasi dengan jenis konservasi taman wisata perairan. Dalam konsultasi publik rencana pengelolaan dan zonasi (RPZ) yang berlangsung, Rabu (6/11/2019) di Kantor Bupati Belitung, kawasan konservasi perairan Belitung difokuskan pada target konservasi yaitu terumbu karang, lamun, penyu, kerang kima dan ikan napoleon.

Bupati Belitung, Sahani Saleh menyambut positif pencadangan perairan Belitung sebagai kawasan konservasi. Menurutnya sudah selayaknya sumber daya laut dikelola secara proporsional dan berkelanjutan sesuai dengan aturan dan prosedur.

Sementara itu narasumber dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP, Sukendi Darmansyah menerangkan fungsi kawasan kawasan konservasi adalah untuk menyediakan ekosistemdan lingkungan yang berkelanjutan.

“Tujuan konservasi adalah untuk menjaga sistem rantai makanan dan siklus hidup ikan endemis, melindungi ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil dan menjamin akses area masyarakat lokal dalam pemanfaatan kawasan,” kata Sukendi.

“Penetapan kawasan konservasi Belitung ini juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi, dimana pemerintah menargetkan luasan kawasan konservasi seluas 22,69 juta hektar pada tahun 2019,” imbuh Hendi.

Dalam kesempatan yang sama Tim Ahli dari Universitas Bangka Belitung, Indra Ambalika menyebutkan zona inti untuk perlindungan mutlak biota laut ditetapkan pada 5 pulau. “Untuk zona perlindungan mutlak atau zona inti tersebar di 5 pulau yaitu Pulau Selema, Pulau Kalambau dan Pulau Bangkai yang ada di Kecamatan Selat Nasik, dan dua Pulau di Kecamatan Membalong yaitu Pulau Pelemah dan Pulau Tupai,” jelas Indra Ambalika.

Sumber: DKP Babel
Penulis: Mutiah