Arist Merdeka Sirait: Bripka Jam Terancam Pidana Penjara dan Dipecat dari Kepolisian

oleh -7.027 views

TOBOALI, BERITABANGKA.COM — Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menegaskan, Bripka Jam, anggota Polsek Air Gegas Bangka Selatan, Bangka Belitung yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap bocah laki-laki berinisial DP (9), warga Jalan Gang Asem Dusun Air Gadung Barat, Desa Gadung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung terancam pidana kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

“Hal ini karena oknum polisi itu telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak disertai dengan penganiayaan. Selain pidana kurungan, menurut Aris, sanksi berupa pemecatan dari profesinya sebagai polisi akan menantinya,” kata Arist Merdeka Sirait melalui keterangan tertulis, Selasa (23/7/2019).

Menurut Arist, hal ini berdasarkan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan UU RI Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Junto Konvensi International PBB Tentang Hak Anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *