Bupati Serahkan 110 Sertifikat Tanah

oleh -971 views

PUDING — Sebanyak 110 sertifikat tanah yang ada di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding secara resmi diberikan oleh Bupati Bangka Ir. H. Tarmizi H. Saat MM. Penyerahan sertifikat tanah ini dilakukan secara simbolisasi kepada lima (5) masyrakat oleh Buapti Bangka Ir. H. Tarmizsi H. Saat MM, Cmat Puding, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka di kantor Kepala Desa Tanah Bawah pada Rabu (14/02) pagi tadi.
Setrifikat tanah ini merupakan program PTSL Badan Pertanahan nasional (BPN) Kabupaten Bangka Tahun anggaran 2017, bahkan selama Tahun 2017 BPN telah menyertifikatkan tanah diseluruh kecamatan Kabupaten Bangka sebanyak 9.359 bidang tanah, untuk itu Kabupaten Bangka mendapatkan rekor terbanyak menyelesaikan PTSL se Provinsi Bangka Belitung.
Pada Kesempatan ini Bupati Bangk Ir. H. Tarmizi H. Saat MM, mengatakan untuk Tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten Bangka akan membuat perbub tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB).
“selain memberikan sertifikat tanah, Desa Tanah Bawah ini juga akan menjadi desa percontohan. Untuk itu Pemkab Bangka akan mendistribusikan 1000 bidang tanah perkebunan. Dengan syrat harus ada surat keterangan dari Camat dan tanah yang mau dibebaskan harus sudah diukur dan diberi batas”kata Bupati bangka.
Buapti Bangka juga menjelaskan manfaat bagi masyrakat yang sudah mensertifikatkan tanah, sehingga bagi seluruh masyarkat Kabupaten Bangka diharapkan agar dapat mendaftarkan tanah guna pembuatan seritifikat tanah.
“kita tidak pernah yahu sebarapa panjang umur kita, untuk itu alangkah baiknya jika tanah kita sudah disertifikatkan. Banyak sekali manfaatnya, misalnya jika terkena pelebaran jalan maka bisa mendapatkan ganti rugi karena ada kepastian hukum”jelas Bupati Bangka sembari meminta kepada seluruh masyarakat untuk menyimpan sertifikat tanahnya dengan benar.
Sementar itu Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Anton Jumantoro mengatakan untuk Tahun 2018 ini selain program PTSL, BPN juga akan melakukan program registribusian tanah pertanian.
“Dulu namaya Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang sekarang disebut Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Untuk Tahun anggaran 2018 ini kita akan mengukur 6.600, dan secara yuridis yang akan kita realisasikan sertifikat tanahnya sebanyak 4.600”jelas Anton Jumantoro.
Anton juga menmabahakan secara keseluruhan, Badan Pertanahan Nasional pada Tahun 2018 ini akan membuat sertifikat tanah sebanyak 7 juta bidang, dan jika dibandingkan pada Tahun 2017 lalu berarti meningkat 2 juta bidang, hal ini merupakan program Nawacita Presiden RI. (dian firmansyah/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *