Cabor Muay Thai Porwil X Sumatera di Bengkulu Kontroversial

oleh -458 views

BENGKULU, BERITABANGKA.COM
Ketua KONI Babel, Elfandi sebut Cabang Olahraga (Cabor) Muay Thai pada Porwil Sumatra X Bengkulu 2019 penuh dengan kontroversi.

Menurut pandangannya, cabang Muay Thai di ajang Porwil Sumatra X baik dari awal pelaksanaan penuh dengan ketidakpastian maupun kejelasan.

“Memang cabor Muay Thai sampai sekarang belum mempunyai standar yang layak untuk di tampilkan di PON. Dari awal pelaksanaan penuh dengan ketidakpastian maupun kejelasan dan ini terbukti sampai pelaksanaan sekarang,” sebutnya, Jumat (07/11/19).

“Saya rasa koni pusat harus mempertimbangkan cabang muaythai harus dipertahankan atau tidak,” tambahnya.

Ia juga meyebutkan, apabila kita melihat cara maupun sistem dan hal hal lain terlihat masih amatiran bisa dikatakan tidak konsisten tidak jelas.

“Cabang dari awal pelaksanaan penuh kontroversial. Kita lihat ini sangat miris,” ungkapnya lagi.

Elfandi juga menjelaskan, pada saat atlet kita ikut di dalam porwil akan dicoret apabila pengurus pemprovnya belum jelas. Kemudian munculnya kisruh antara pelatih dan pengurus yang berakibat atlet akan bisa didiskualifikasi apabila pelatih ikut turun.

“Dalam hal ini, menurut elfandi pihaknya belum menerima tembusan apapun dari PB Muay Thai menyangkut sangsi terhadap pelatih tersebut. Aneh !! buat kita binggung sekaligus merugikan atlet,” jelasnya.

Lanjut dikatakannya, semua pihak perlu duduk bersama baik itu pemanggku kepentingan olahraga, stackholder terutama KONI Pusat sebagai pemiliki hak penuh.

“Saya rasa harus melihat lagi cabang cabang yang akan dipertandingkan di PON benar benar kompetitif, standarnya jelas sehingga nanti tidak akan terjadi hal seperti di Porwil Sumatra X Bengkulu 2019,” imbuhnya.

Kami (Kontingen Babel) terima keadaan seperti ini, tetapi jangan sampai kejadian seperti ini terjadi pada event event yang besar seperti PON.

“Kita sudah menyiapkan atlet dengan baik.Kita keluarkan biaya besar. Dan yang terjadi digagalkan dengan regulasi yang tidak jelas,” tukasnya

Menyangkut hal ini kami (KONI Babel) akan mempertanyakan secara tertulis seperti apa mekanisme karena tidak ada didalam THB (Technical Hand Book).

“Kita minta kepada semua pihak terkait yang terlibat terutama pada cabor Muay Thai perlu di pertanyakan,”tutupnya.

(sand)