DPRD akan Pantau Kasus Kematian Bocah 8 Tahun di Pasir Padi Bay

oleh -813 views

PANGKALPINANG, BERITABANGKA.COM – Nasib naas yang menimpa bocah 8 tahun warga Bangka Selatan yang tewas saat mandi di kolam renang waterboom Pasir Padi Bay Pangkalpunang pada Sabtu (08/06/19) lalu hingga kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Kejadian ini bukan hanya menjadi perhatian bagi masyarakat saja, tetapi menjadi perhatian serius dari DPRD kota Pangkalpinang.

Atas kejadian ini, DPRD meminta pihak pengelola dan pengusaha Pasir Padi Bay bertanggung jawab atas hilangnya nyawa anak bernama Alif Bin Sahroni tersebut.

Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2015 Tentang Standar Usaha Gelanggang Renang ditetapkan batasan tentang persyaratan minimal dalam penyelenggaraan usaha.

“Perusahaan atau manajemen wajib memiliki sertifikasi usaha dan pemenuhan standar usaha yang meliputi aspek produk, pelayanan serta pengelolaan,” ungkap Rio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *