Oknum Anggota PP Bateng Diduga Pungut Parkir Melebihi Ketentuan Perda

oleh -856 views

* Kabid Perhubungan Hentikan Aksi dan Beri Pengarahan

KOBA, BERITABANGKA.COM – Pagelaran Fun Road Race 2 di perkantoran Pemkab Bangka Tengah (Bateng) diwarnai aksi tidak terpuji oknum anggota Pemuda Pancasila (PP) Bateng yang memungut uang kebersihan kepada pedagang di area Fun Road Race 2 serta uang parkir melebihi ketentuan Peraturan Daerah (Perda), Minggu (10/11/2019).

Pantauan awak media di lapangan tampak beberapa oknum anggota MPC PP Bateng mendatangi para pedagang dan meminta uang kebersihan sebesar Rp 20 ribu per lapak.

Mengetahui aksi ini, Kabid Perhubungan Fani Hendra Saputra langsung memberikan teguran serta menghentikan pungutan yang dilakukan.

“Ini uang apa? dan siapa yang mengizinkan pungutan ini,” tanya Fani kepada oknum anggota PP.

Oknum anggota PP yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa ia dan rekan-reknnya hanya menjalankan perintah.

“Kita ini anggota yang hanya menjalankan tugas dan perintah dari atasan. Kita diperintah untuk mengambil uang kebersihan kepada para pedagang,” ujar salah satu oknum anggota PP yang tidak mau menyebutkan namanya.

Ternyata dugaan pungutan di lapangan bukan hanya uang kebersihan saja. Namun uang parkir pun diambil tidak sesuai ketentuan. Oknum anggota PP itu pun mengakui bahwa mereka memungut uang parkir kendaraan untuk motor Rp 5 Ribu dan mobil Rp 10 ribu.

Mendengar hal itu, Kabid Perhubungan Fani Hendra Saputra berang. Ia langsung mengambil sikap mengumpulkan semua koordinator di setiap titik parkir dan diberikan pengarahan.

“Kembalikan uang parkir yang sudah diambil dari para pengendara. Saya ingatkan jangan mengambil uang parkir melebihi ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Fani melanjutkan, agar uang parkir yang diambil harus sesuai dengan ketentuan Perda yaitu untuk motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000 dan jangan mengambil melebihi ketentuan tersebut.

Ketua Pelaksana Fun Road Race 2, Randra, menyampaikan bahwa kejadian pungutan parkir dan kebersihan itu diluar kewenangannya.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi diluar perlombaan karena saya fokus kepada jalannya pertandingan saja. Apalagi ini merupakan pagelaran perdana. Saya mohon maaf jika terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan,” tukasnya. (frd)