PT Bina Mulya Lampung Molor Rampungkan Jembatan Simpange

oleh -332 views

*Anggaran APBD Provinsi Bangka Belitung Rp 4,7 Miliar

LUBUK BESAR, BERITABANGKA.COM — Pembangunan Jembatan Simpange di Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) semestinya sudah selesai pada bulan Oktober lalu dan telah masuk masa pemeliharaan. Namun proyek tersebut sampai saat ini masih terus dikerjakan.

Pantauan awak media pada papan nama pengerjaan proyek, PT Bina Mulya Lampung merupakan pemenang tender Pembangunan Jembatan Simpange dengan nomor kontrak 620/303/KON/PUPR-BM/II/2019, dengan tanggal kontrak 28 Februari 2019, dan nilai kontrak sebesar Rp 4.715.669.000.

Tertera dalam papan proyek itu, pengerjaannya dilakukan 240 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari, dengan panjang efektif jembatan 13 meter dan sumber biaya berasal dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2019.

Pada Selasa (05/11), rombongan awak media melintasi jembatan tersebut. Anehnya, beberapa jembatan lainnya di Jalan Raya Kecamatan Lubuk Besar semuanya telah selesai dikerjakan, hanya Jembatan di Desa Lingkuk yang masih dalam tahap pengerjaan.

Awak mediapun memantau para pekerja sibuk membangun drainase dan mengecor bagian bahu jembatan. Sementara badan jalan utama pada jembatan masih berhambutan agregat dan belum diaspal sama sekali oleh pihak pemborong.

Salah seorang warga setempat yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan pengerjaan proyek ini sampai sekarang belum selesai. Ia mengaku tidak mengetahui alasan keterlambatan ini. Sementara jembatan lain yang bersamaan pembangunan dengan jembatan ini sudah selesai seperti di Kayu Ara 10 Desa Perlang.

“Ya tidak tahu kenapa pak. Coba tanya sama mandornya pak Imam,” ungkapnya kepada awak media.

Saat mengobrol, awak media bersama warga tersebut melihat bagian lantai mengalami keretakan.

“Kalau yang satu ini retak akibat mobil dum truk bawa tanah untuk menembok jembatan. Kalau yang satu ini sepertinya sudah lama retaknya sedikit,” ungkapnya.