VIDEO : Laka Laut Speed ‘Lidah’ di Pulau Maspari Sumsel, Kantor Syahbandar Toboali : Pelabuhan Itu Ilegal

oleh

Toboali, beritabangka.com – Kapal Speedboat ‘lidah’ “Albert” yang berangkat dari pelabuhan tikus Sukadamai tujuan Sungai Lumpur, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), diterjang ombak dan tenggelam diperairan Pulau Maspari, Sumatera Selatan pada Rabu (13/6) sekira pukul 08.15 WIB.

Menurut keterangan Sidik (42), warga Sukajaya Kecamatan Pulau Besar Bangka Selatan, speedboat tersebut mengalami patah bagian depan akibat diterjang ombak besar. Menurutnya, salah satu penumpang yang meninggal dunia adalah, seorang balita berumur 3 tahun bernama Imel, anak Kepala Desa Suka Jaya Pulau Besar, Hamang.

Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Bangka Belitung (Babel) Kolonel Laut (P) Iwan Kuswanto melalui Komandan Pos Angkatan Laut (Danpos AL) Toboali Letda Laut (P) Syamsudin ketika dikonfirmasi awak media sekira pukul 10.00 WIB, mengatakan jumlah penumpang yang sudah ditemukan 8 orang selamat, sedangkan 3 penumpang lainnya meninggal dunia.

“Sampai saat ini masih dilaksanakan pencarian oleh beberapa nelayan Lokal. Tim Basarnas Basel masih berkoordinasi dengan Basarnas Palembang. Jenis kapal berbahan kayu dengan panjang 10 meter dam lebar 2,6 mereka,” ujar Letda Laut (P) Syamsudin.

Kecelakaan maut diperairan Pulau Maspari tersebut pun dibenarkan oleh pihak kepolisian Polres Bangka Selatan.

“Korban sudah ditemukan semua baik korban yang meninggal dunia, maupun korban yang selamat. Ada 3 orang yang meninggal dunia, Irga, Imel dan Devi anak dari penumpang Novi,” kata Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Erlichson Pasaribu seperti dikutip babelpos.co.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *