Wawako Buka Kegiatan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Hotel Sahid

oleh -204 views

Menurut Sopian, tanggung jawab secara psikologi di dalam keluarga lebih banyak perempuan dibanding dengan laki laki. Dilihat dari potensi, sekarang ini khususnya di Provinsi Bangka Belitung kita ingin memberdayakan kaum ibu-ibu sebagai inovator maupun motivator dalam rangka menggerakkan perekonomian di Bangka Belitung.

“Melalui pencegahan radikalisme dan terorisme, puncak yang harus kita pedomani adalah Pancasila dan UUD 45. Apabila bertentangan dengan hal tersebut, itu yang dinamakan radikalisme dan terorisme,” sebut Sopian.

“Radikalisme dan terorisme biasanya terbentuk dari kelompok-kelompok kecil kemudian meluas dan melebar. Radikalisme dan terorisme bukan hanya terjadi di Indonesia saja tetapi sudah mendunia,” pungkasnya. (Ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *