Gubernur Mengimbau Agar Penanaman Mangrove Dibuat Terpola, Begini Katanya

  • Whatsapp

PANGKALPINANG,BERITABANGKA.COM Dalam menyambut hari mangrove se-dunia pada tanggal 27 Juli yang akan datang, pemerintah provinsi bermaksud memecahkan rekor MURI untuk penanaman pohon mangrove.  Untuk itu, pemerintah provinsi akan mempersiapkan kurang lebih 500-600 ribu bibit mangrove.

Dalam rapat persiapan perencanaan penanaman mangrove, Gubernur Erzaldi pun memberikan arahan kepada Kadishut pemprov Babel, beserta kepala KPHP/KPHL, bahwa untuk mempersiapkan bibit mangrove agar disesuaikan dengan habitatnya.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai kita menyediakan bibit, tapi tidak cocok dengan daerahnya. Bibit yang ditanam di Lubuk, pasti berbeda dengan bibit yang ditanam di Kurau,” terang Gubernur.

Selain itu, Gubernur Erzaldi meminta dalam penanaman mangrove tersebut, agar dibuat terpola. Dengan pola tersebut, diharapkan gubernur untuk kedepannya daerah mangrove bisa dijadikan sebagai daerah wisata, tempat edukasi, dan juga sebagai penggiat ekonomi masyarakat setempat yang dapat menghasilkan sesuatu.

“Apa yang dihasilkan? Kita tetapkan dan sesuaikan dengan daerahnya. Mana daerah yang cocok kita kembangkan kepiting bakau, maka kita tebarkan,” jelas Gubernur.

Kemudian Gubernur menegaskan, bahwa dalam penanaman mangrove harus melibatkan komunitas setempat.

“KPH tidak boleh bekerja sendiri, dia harus bersama dengan komunitas, dalam hal ini adalah masyarakat setempat,” tegas Gubernur.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan, bahwa kelompok masyarakat setempat yang membentuk komunitas diberdayakan.

“Kelompok masyarakat harus kita bentuk, dimana hanya kelompok masyarakat yang bergabung dengan komunitas dan yang mau menjaga mangrove tersebut yang akan mendapatkan bibit kepiting tersebut,” tambah Marwan.

Jumlah komunitas ini pun diatur sesuai dengan jumlah hutan bakau yang dipelihara. Agar kapasitas panen kepiting bakau dapat terjaga. Untuk itu akan ada pembatasan dengan jumlah kuota perminggu. Sehingga tidak terjadi panen yang berlebihan.

Sumber:
Dinas Kominfo
Penulis:
Khalimo
Fotografer:
Umar

Pos terkait