DPRD Setujui Pembongkaran Bangunan Kanopi di Pasar Mambo

  • Whatsapp

Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama stacholder terkait akan melakukan eksekusi pembongkaran bangunan kanopi pasar mambo yang berada di Kelurahan Masjid Jami Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Eksekusi tersebut dilakukan dikarenakan banyaknya laporan dari masyarakat setempat akan bahayanya bangunan kanopi yang sudah berusia 17 tahun itu.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang dari Fraksi Partai Golkar, H Ermawi melalui pandangannya sangat menyetujui pembongkaran kanopi berupa besi-besi yang berada di Pasar Mambo tersebut.

“Yang pasti setelah dilakukan pembongkaran juga perlu ditata ulang sehingga Pasar Mambo lebih produktif serta mempunyai daya saing yang optimal,” katanya saat ditemui di Gedung OR Kantor Walikota usai melakukan rapat pembahasan rencana pembongkaran bangunan kanopi Pasar Mambo, Selasa (03/03/20).

Ia juga menyebutkan, berdasarkan kesepakatan bersama pada rapat kali ini bangunan berupa kanopi itu agar secepat mungkin dilakukan pembongkaran.

“Diperkirakan bulan depan sudah dilakukan pembongkaran sesuai kesepakatan,” ungkapnya.

Terkait Pasar Mambo kata H Awi, sebetulnya tidak ada kendala, bangunan ini yang membuat adalah dari pusat.

“Tetapi dalam catatan aset bangunan ini tidak terdaftar baik itu diaset Provinsi maupun diaset Pemerintah Kota,” jelasnya.

Jadi sebelum dilakukan pembongkaran menurutnya sebaiknya dibuat suatu rekomendasi terlebih dulu ataupun dibuat berita acara sekaligus di publikasikan ke media.

“Jika tidak ada yang mengaku dalam jedah satu minggu, bangunan tersebut akan dilelang dan uangnya diserahkan ke negara,” ungkapnya.

Dalam hal ini kata H Ermawi DPRD Kota Pangkalpinang melalui Komisi II hanya mengesahkan saja jika itu pantas.

“Untuk pengembangannya nanti itu kebijakan dari Walikota Pangkalpinang. Intinya, Jika bangunan itu sudah roboh maka akan diganti yang baru supaya Kota Pangkalpinang terlihat lebih indah,” tukasnya.

Pos terkait