Perang Terhadap Covid-19 Pemerintah Tidak Bisa Single Fighter

  • Whatsapp

Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Bacaan Lainnya

Mengutip dari media online CNN Indonesia, kini di Indonesia jumlah pasien positif terinfeksi Virus ganas ini kembali bertambah menjadi 579 orang pada Senin (23/03) Korban yang meninggal pun meningkat menjadi 49 orang, dengan jumlah yang sembuh mencapai 30 pasien. Data tersebut langsung dirilis oleh juru bicara pemerintah Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (23/03).

Untuk di wilayah Propinsi Bangka Belitung sendiri pada Senin (23/03) melalui gugus tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis sebanyak 144 kasus yang terdiri dari 126 orang dalam pemantauan (ODP), 18 pasien dalam pengawasan (PDP), 15 dalam proses pemeriksaan, 4 pasien dinyatakan negatif, dan yang terpenting belum ada pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN Kabupaten Bangka Eka Agustina, SKM selalu mengingatkan jajarannya untuk tidak menyepelekan kasus virus berbahaya ini. Eka memberikan instruksi langsung kepada tim medis BNN Kabupaten Bangka untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh pegawai tanpa terkecuali.

Pos terkait