Ibnu Saleh Bersama Poktan Berkah Kecamatan Lubuk Besar Panen Melon

  • Whatsapp

LUBUK BESAR, BERITABANGKA.COM – Kondisi Pandemi Covid-19 tidak membuat Kelompok Tani (Poktan) Berkah Kecamatan Lubuk Besar pasrah dan mereka berhasil membuktikan kerja kerasnya membuahkan hasil yang sangat signifikan

Keberhasilan mereka mendapatkan apresiasi dari Bupati Bangka Tengah (Bateng) H Ibnu Saleh, bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Sajidin, Kepala Dinas Pangan Edi Romdhoni, dan perangkat Desa Lubuk Besar, bersama-sama melakukan panen Melon di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng.

Bacaan Lainnya

Saat tiba di lokasi panen Ibnu langsung mengelilingi kebun melon milik Kelompok Tani Berkah, Bupati pun kagum dengan hasil panen para petani Bateng ini, dan tak ayal Ibnu pun membeli beberapa buah melon yang langsung dipetiknya sendiri.

Menurut Ibnu Saleh bahwa masyarakat Bateng, di tengah pandemi Covid-19 masih bisa tetap produktif baik di bidang perikanan maupun pertanian, sehingga hari ini dirinya dan masyarakat Lubuk Besar bisa memanen melon.

“Tentunya ini merupakan inovasi baru bagi masyarakat Bateng dimana kondisi Pandemi Covid-19 Poktan Berkah masih bisa menghasilkan melon puluhan ton dan tentunya saya menganggap petani kita sudah menjadi petani maju,” tutur Ibnu, Selasa (21/04/2020)

Hal ini dikarenakan petani melon ini sudah terbiasa menggunakan sistem online baik untuk belajar maupun membeli bibit melon, dan ini juga merupakan langkah besar bagi pembangunan pertanian di Bateng.

Bupati Bateng H Ibnu Saleh juga mengucapkan terima kasih kepada para petani dan para penyuluh dari Dinas Pangan dan Pertanian, ia juga meminta kepada para penyuluh agar bisa membimbing para petani agar bisa menjadi lebih baik dan unggul.

“Ini menunjukkan bahwa basis ekonomi di Bateng sangat kuat, walaupun dalam kondisi yang tak menentu seperti saat ini, masyarakat kita selalu bergerak, berpikir, dan berusaha untuk menjadi lebih maju dan hebat kedepannya,”Β ulasnya

Ibnu juga mengatakan bahwa pendapatan petani melon ini dalam waktu tiga bulan bisa menghasilkan omzet Rp 400-600 juta per satu hektare, dan hal ini merupakan kebanggaan bagi Bateng, bisa memiliki petani yang selalu berinovasi untuk mengembangkan diri dan usaha mereka.

Ia juga berharap kedepannya para petani melon yang sudah sukses melakukan panen ini ke depan bisa menjadi penyuluh swadaya untuk mendampingi penyuluh yang saat ini sudah ada.

“Saya berharap disetiap desa memiliki penyuluh swadaya baik di bidang pertanian dan perikanan, sehingga jika sudah ada penyuluh swadaya di setiap desa tentunya para penyuluh ASN akan terbantu kinerjanya,” tukasnya. (Adv/frd)

Caption : Panen Melon bersama Bupati Bangka Tengah di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bateng

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *