Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, Timgab Sisir Tempat Usaha

  • Whatsapp

Tim Gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama TNI dan Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju new normal.

Kali ini kegiatan sosialisasi dilakukan di tempat-tempat usaha di wilayah Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (25/07/20).

Bacaan Lainnya

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat baik itu di tempat umum, cafe, tempat hiburan dan panti pijat serta tempat usaha lainnya dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 menuju new normal.

“Kita disini memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru,” ungkapnya.

Dikatakannya pihak-pihak penggelola tempat usaha di wilayah Kota Pangkalpinang sebelumnya sudah diberikan surat edaran terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju new normal untuk wajib mempersiapkan perlengkapan cuci tangan maupun mengatur jarak tempat duduk dan selalu menjaga kebersihan serta selalu gunakan masker.

Namun kata Kabag Ops, pada giat kali ini masih ada sebagian tempat usaha yang masih melanggar untuk melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Bagi yang melanggar terutama kepada pihak pengelola kita berikan surat pernyataan kemudian akan diberikan peringatan selanjutnya,” kata Kabag Ops.

Selain itu lanjut Kabg Ops, bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker untuk saat ini masih diberikan teguran.Namun, untuk ke depan bagi yang melanggar akan diberikan berupa sanksi.

“Disini saya imbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan agar terhindar dari bahayanya virus Covid-19,” tukasnya.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Pangkalpinang Suryo Kusbandoro menambahkan, untuk kegiatan kali ini ada beberapa tempat usaha yang diberikan surat teguran ataupun mendapatkan surat pernyataan dalam pelanggaran Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Bagi yang sudah menerima pernyataan tersebut apabila dikemudian hari mereka mengulangi kesalahan dan melanggar mengenai protokol kesehatan Covid-19 maka mereka bersedia menerima sanksi dalam bentuk apapun,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *