Wamenkeu Jelaskan Dukungan Pemerintah untuk UMKM

  • Whatsapp

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berpengaruh besar pada perekonomian Indonesia. UMKM menyerap 97% total tenaga kerja, 60% PDB Nasional, berkontribusi kepada ekspor, dan menarik sisi investasi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara pada webinar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Angkatan 1990 Sabtu (07/11). Sebagai sektor yang berperan penting pada perekonomian, pemerintah berupaya untuk meminimalisasi dampak COVID-19 pada UMKM.

Bacaan Lainnya

β€œUMKM terkena dampak karena demand-nya turun. UMKM ini jumlahnya luar biasa banyak. Ada yang operasinya berhenti total, ada yang operasinya berhenti sebagian. Disini kemudian pemerintah memikirkan bagaimana memberi dukungan kepada mereka,” ungkap Wamenkeu.

Pada webinar dengan tema β€œDukungan UMKM dan Start-up pada Perekonomian Indonesia saat ini dan Pasca Pandemi COVID-19” tersebut, Wamenkeu menyampaikan banyak bantuan yang telah disalurkan pemerintah kepada sektor UMKM. Pada level start-up, Pemerintah mengadakan program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang sekarang memiliki 3,2 juta debitur.

Selain itu, juga terdapat dana bergulir, subsidi bunga, peningkatan produktivitas, inovasi industri dan fintech. Khusus pada periode masa pajak April sampai dengan September Tahun 2020, PPh final UMKM yang sebelumnya 0,5% dari omset menjadi ditanggung pemerintah (DTP).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *