Kades Penutuk Merasa Dijebak, Sebut Telah Kembalikan Rp 20 Juta ke Masjid Al-Falaq

  • Whatsapp

Kepala Desa Penutuk Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan, Syaparudin, memberi klarifikasi soal dasar tuntutan warga Desa Penutuk yang memintanya untuk mundur dari jabatan.

Hal ini disampaikan oleh Syaparudin kepada Beritabangka.com pada Selasa (17/11) sekitar pukul 15.37 WIB. Klarifikasi ini ia sampaikan melalui pesan singkat WhatsApp.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ia telah mengembalikan dana sumbangan pihak ketiga sebesar Rp 20 juta pada tanggal 9 November 2020 dari Rp 36 juta yang menjadi dasar masyarakat menuntutnya mundur. “Pada tanggal 9 November 2020 telah saya kembalikan dua puluh juta rupiah,” kata Syaparudin.

Foto penyerahan uang Rp 20 juta oleh Kepala Desa Penutuk, Syaparudin, kepada Bendahara Masjid Al-Falaq, M Basirun. (Foto: istimewa).

 

Pengembalian dan penyerahan dana itu, sebut Syaparudin, disaksikan langsung oleh Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Penutuk Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan.

Ia melanjutkan, hanya diberi waktu dua hari untuk menyelesaikan pengembalian dana pihak ketiga itu, dan hanya memperoleh dana sebesar Rp 20 juta. Dari dana Rp 36 juta, ia mengatakan masih tersisa Rp 16 juta yang juga akan dipertanggung jawabkannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *