DPRD Babar Paripurna Penyampaian Propemperda dan Persetujuan RAPBD 2021

  • Whatsapp

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat (Babar) menggelar dua Rapat Paripurna sekaligus, bertempat di Gedung Mahligai Betason II kompleks Pemkab Babar, Senin (30/11/20).

Sidang Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Barat, Oktorazsari, didampingi Wakil Ketua II, Miyuni Rohantap, dan dihadiri PJs. Bupati Babar, Sahirman Jumli serta Forkopimda, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Agenda Sidang yang dibahas ialah, Paripurna Penyampaian Program Pembentukan Peraturan DaerahΒ  (Propemperda) Tahun Anggaran 2021 dan Paripurna Persetujuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021.

Sekretaris DPRD Bangka Barat, Amir Hamzah mengatakan, Propemperda yang telah disusun dan disetujui oleh DRPD serta Pemkab Bangka BaratΒ akan menjadi pedoman dalam menyusun Rancangan Perda tahun 2021.

Disampaikan Amir, terdapat 12 Raperda yang telah diusung oleh masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, diantaranyaΒ Raperda Tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan oleh Dinas Pertanian dan Pangan.

Raperda Tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Barat (Bagian Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda), dan Raperda Tentang Rencana Pemba Industri Kabupaten (Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian).

“Terdapat juga tiga Raperda kumulatif terbuka tahun 2021 yaitu Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD dan Raperda Tentang Perubahan Pendapatan dan Belanja Daerah,” terangnya.

Selanjutnya, pada agenda kedua,Β  Persetujuan RAPBD tahun 2021, Pjs. Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli memaparkan, Nota Keuangan sebagai pengantar RAPBD tahun anggaran 2021 telah disampaikan pada rapat paripurna pada tanggal 14 September 2020 lalu dan telah dibahas pula oleh OPD bersama komisi dan tim anggaran Pemda Bangka Barat.

Sahirman menyampaikan, dalam APBD tahun 2021, Pendapatan diproyeksikan sebesar Rp.815.004.285.688 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.74.134.746.118 dan Pendapatan Transfer diproyeksikan sebesar Rp.716.030.819.570.

“Lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp.24.838.720.000,” terangnya.
Belanja Daerah lanjut dia diproyeksikan sebesar Rp.875.398.009.055 serta Pembiayaan Netto diproyeksikan sebesar Rp.60.393.723.367 yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp.66.393.723.367, serta Pengeluaran Pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp. 6.000.000.

“Selanjutnya rancangan APBD Kabupaten Bangka Barat tahun anggaran 2021 yang telah mendapat persetujuan dewan yang terhormat akan disampaikan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk dievaluasi oleh pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tutup Sahirman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.