IRT di Muntok Diduga Gantung Diri Karena Permasalahan Ekonomi

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YN (28), warga Dusun VI Pait Jaya Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, ditemukan tergantung sudah tak bernyawa di dapur rumahnya pada Senin (30/11/20) siang.

Tetangga YN, Guntur mengatakan dirinya mengetahui peristiwa tersebut dari Abril, anaknya saat pulang main, yang melihat anak YN bernama Alvaro (7) menangis.

Bacaan Lainnya

“Begitu kejadian anak saya yang kelas 1 SMP tu pulang, nanya kenapa kau Varo? Mak ku la dakde agik la ninggal kata dia mati bunuh diri. Jadi anak ku masuk ke dalam bilang Mak Alvaro nggak ada lagi mati bunuh diri,” ungkap Guntur.

Mendengar hal itu, ia bersama istri dan anaknya memeriksa ke rumah YN. Menurutnya, ketika mereka masuk, keadaan ibu dua anak itu dalam keadaan tergantung dan membiru. Guntur pun segera memberi tahu para tetangga lainnya.

“Jadi saya langsung menghubungi Pak RT, karena kami nggak berani masuk ke belakang langsung. Kebetulan di masjid ada Pak Marwi. Tolong Ndan ada warga kita yang ninggal bunuh diri. Tolong hubungi Kapolres,” terangnya.

Terpisah Kasat Reskrim AKP Andri Eko Setiawan mengatakan, Unit Inafis Sat Reskrim Polres Bangka Barat telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban.

“Saksi melihat tubuh korban sudah dalam kondisi leher terikat tali yang tergantung ke kayu atap dapur rumah korban, namun kondisi kaki menyentuh lantai dan sedikit tertekuk kebelakang,” ungkap Andri.

Dilanjutkan Andri, dari pemeriksaan identifikasi oleh Tim Medis RSUD Sejiran Setason, tidak ditemukan tanda-tanda tindak kekerasan di tubuh korban.

“Dikatakan oleh dokter yang memeriksa bahwa penyebab kematian korban karena tersumbatnya pernafasan atau jalan oksigen yang masuk sehingga tidak bisa bernafas dan meninggal,” jelas Andri via WhatsApp, Senin ( 30/11 ) malam.

Namun pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa para saksi maupun pihak keluarga korban.

“Hal ini untuk mencari titik terang atau memastikan apakah korban murni gantung diri atau ada penyebab lain. Hasil pemeriksaan sementara dari saksi – saksi bahwa korban sempet mengeluh karena terlilit hutang sebelum kejadian diduga bunuh diri tersebut,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *