Kasus Oxtagon Berubah Menjadi Insanity Terus Berlanjut

  • Whatsapp

GUNA mewujudkan keadilan hukum tentang perkara wanprestasi terhadap Putusan Pengadilan Negeri Pangkalpinang dalam perkara No 36/Pdt.G/2020/PN.Pgp tanggal 16 November 2020 yang mana amar Putusannya Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

Kami sebagai kuasa hukum dari kantor hukum Feriyawansyah.SH.MH.CPCLE,- Associates yang dulunya sebagai Penggugat dan sekarang sebagai Pembanding dalam Perkara gugatan wanprestasi antara klien kami Steven dengan Hidaryati.

Bacaan Lainnya

“Untuk Perkara No.36 /pdt.G/2020/PN.Pgp Senin (16 /11/2020) yang mana terhadap putusan tersebut pihak kami sudah mengajukan Akta Pernyataan Banding Permohonan Banding dengan No.8 Pdt.Banding/2020/PN.Pgp pada, Rabu (18/11/2020) dan perkara tersebut masih berstatus quo artinya masih dalam proses hukum,” ujarnya kepada media ini Jumat, (25/12/2020).

“Kami juga sudah menyurati ke semua instansi pemerintah setempat artinya agar kasus ini kita hormati dulu karena belum inkracht oleh sebab itu kami meminta kepada pihak pemerintah setempat agar memberikan sanksi tegas kepada pihak yang telah melawan hukum terhadap apa yang masih dalam status hukum,” lanjutnya

Ia menambahkan terhadap kasus ini kami mohon aparat setempat tidak ada yang membekingi karena ini masih dalam status quo dan kami juga meminta agar Satpol PP pemerintah setempat sebagai penegak perda jangan diam karena sebagai penegak perda harus tegas menanyakan izin yang digunakan dan hal ini masih dalam sengketa.

“Aneh dan janggal kalau aktivitas hiburan Oxtagon KTV dan Lounge yang kini berubah menjadi Insanity KTV dan Lounge yang beralamat di Jalan Depati Hamzah No.272, Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Belakang Hotel Griya Tirta) tersebut segera ditutup karena sudah melawan hukum,” tegas Feriyawansyah.

Pos terkait