Apa Itu Kratom, Hasil Sitaan Satres Narkoba Polres Basel di Bukit Permai

  • Whatsapp

TOBOALI — Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bangka Selatan berhasil menyita bubuk Kratom sebanyak kurang lebih 2 Kilogram dari rumah pelaku inisial A di Jalan Bukit Permai Toboali yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Polisi ikut menggerebek rumah milik A karena diduga menjadi sumber obat-obatan berbahaya jenis Tramadol HCL dari hasil penangkapan tersangka SA (37) di salah satu rumah di Jalan Bukit Permai Toboali.

Bacaan Lainnya

Dalam penggerebekan yang berhasil mengamankan Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial ini, polisi berhasil menyita barang bukti 4.310 butir obat berbahaya jenis Tramadol HCL, pada Selasa 30 Maret 2021 siang. Setelah ditelisik, Tramadol HCL ini diduga dipasok oleh pelaku A.

Terkait penyitaan Kratom di rumah pelaku inisial A, Kepala Satres Narkoba Polres Bangka Selatan, AKP Yandri C AKIP, ketika ditanya wartawan apakah Kratom telah masuk sebagai Narkotika Golongan I, menyatakan belum masuk dan masih diusulkan.

“Belum bang, masih diusulkan,” kata AKP Yandri, Rabu (31/3/2021) pagi.

Apa itu Kratom?

Kratom (mitragyna speciosa) merupakan tumbuhan asli Asia Tenggara yang masih satu family dengan tanaman rubiacea atau kopi-kopian. Hasil identifikasi Pusat Laboratorium (Puslab) Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), Kratom mengandung senyawa mitragyna dan 7-hidroksi mitragyna.

Ia mengandung alkaloid yang mempunyai efek stimulan dan pada dosis tinggi mempunyai efek sedative-narkotika. Memiliki efek serupa dengan kokain dan morfin.

United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) memasukkan Kratom sebagai salah satu jenis NPS (New Psychoactive Substances) sejak tahun 2013. (Sumber: Hasil Identifikasi Pusat Laboratorium Narkoba BNN, 2019 Kajian Kratom, Asep Gana Suganda, Sekolah Farmasi ITB, 2019).

Untuk mengantisipasi upaya penyalahgunaan Kratom ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) juga telah mengeluarkan Surat Edaran Kepala Badan POM Nomor : HK. 04. 4. 42. 421. 09. 16. 1740 Tahun 2016 Tentang Pelarangan Penggunaan Kratom dalam Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.

Sumber: Tangkapan Layar Kajian BNN, Kratom dan Permasalahannya, oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN.

Pos terkait