VIDEO: Tim Kemenko Marves Pertanyakan Bahan Baku Zirkon PT CAL

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Tim dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia (RI) meninjau Gudang PT Cinta Alam Lestari (PT CAL) dan PT Bersahaja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis ( 08/04/21).

Tinjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut pasca pemeriksaan 200 Ton pasir Zirkon milik PT CAL oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaludin usai menuai sorotan dari awak media beberapa hari yang lalu.

Bacaan Lainnya

Staf Khusus Bidang Hukum dan Perundang-undangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Lambok V Nahattands, di lokasi Gudang sempat menyebut bahwa di lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) pertambangan Zirkon tersedia alat untuk pertambangan, namun alat-alat pertambangan tidak dioperasikan.

“Alat pertambangan tidak dioperasikan, jadi PT Cinta Alam Lestari ini mendapat bahan bakunya dari mana,” tanya Lambok, Kamis (8/4/2021).

 

Senada dengan Lambok, Deputi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Nani Hendiarti, di lokasi Gudang ikut menambahkan, bahwa jumlah Zircon yang sudah diekspor sangat banyak. Terhitung sudah tiga kali dilakukan ekspor dengan total kurang lebih 750 ton terhitung sejak tahun 2018.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *