Diskominfo Babar Gerak Cepat Deteksi Wilayah Blank Spot

  • Whatsapp

MUNTOK — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Barat (Babar), langsung bergerak cepat setelah mendapat Rekomendasi dari DPRD terhadap LKPJ Bupati tahun 2020 terkait adanya wilayah yang belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi atau Blank Spot.

Disampaikan Plt. Kepala Diskominfo Babar, Indra Saputra setelah rapat Paripurna langsung memanggil tim e-government untuk mencari titik koordinat blank spot sesuai rekomendasi dan sampai saat ini pihaknya baru menemukan 13 titik yang tersebar di lima kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Untuk terakhir 13, tapi anak-anak ini masih bergerak mungkin ada penambahan karena data tersebut belum terlaporkan ke kami karena masih direkap untuk menjadi laporan khusus,” jelasnya, Rabu (21/4/21) diruang kerjanya.

Diperkirakan Indra dalam Minggu ini pendataan blank spot akan selesai dan akan disampaikan ke Provinsi, dengan harapan Provinsi bisa menganggarkan terkait Base Transceiver Station (BTS) ataupun perangkat-perangkat lainnya.

“Kominfo juga sudah membuat rancangan anggaran terkait TAPD, harapannya blank spot tersebut ke depannya tidak terjadi lagi dan harapannya juga jaringan internet di desa-desa blank spot bisa teraliri jejaringan internet,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga akan menyampaikan data tersebut kementrian kominfo. “Sebenarnya kalau mengharapkan anggaran dari pemerintah menurut saya terlalu berat dari APBD, harapannya sinergitas data yang kami miliki bisa kami komunikasikan ke Provinsi maupun ke Kementrian,” katanya.

Indra juga berharap peran pemerintah desa dalam mengatasi blank spot tersebut. “Kami pun berharap pemerintah desa bisa menganggarkan dengan ADD (Anggaran Dana Desa), tentu kominfo akan mendampingi dan memberikan informasi, sosialisasi bersama mitra yang bekerjasama dengan kominfo,” ungkapnya.

Pos terkait