BERITABANGKA.COM,BANGKASELATAN–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) gelar rapat paripurna penyampaian Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bangka Selatan tahun 2021 sampai 2026 , Senin (5/7/2021).

Acara yang dilaksanakan di Gedung Paripurna Junjung Besaoh DPRD Bangka Selatan, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Erwin Asmadi. Penyampaian Raperda tentang RPJMD disampaikan langsung oleh H.Riza Herdavid selaku Bupati Bangka Selatan.

IMG 20210705 110623

H.Riza Herdavid menuturkan bahwa RPJMD Kabupaten Bangka Selatan, merupakan yang pertama Ia sampaikan sejak menjabat sebagai Bupati Bangka Selatan.

Dalam dokumen RPJMD untuk tahun 2022 nanti, Ia mencoba memprioritaskan terlebih dahulu untuk kebutuhan masyarakat Bangka Selatan.

“Untuk tahun 2022, saya coba menyentuh dulu kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan apa yang telah kami rencanakan ini betul-betul mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan ini,” kata H.Riza herdavid saat ditemui oleh Beritabangka.com selepas rapat .Senin,(5/7).

Ia mengatakan RPJMD yang disampaikan terkait visi misi kepala daerah dan program unggulan akan tetap di prioritaskan kesehatan, dan pendidikan.

“Terkait infrastruktur nanti kedepan setelah saya pantau di media sosial banyak keluhan-keluhan masyarakat dan itu juga masuk prioritas saya dan mudah-mudahan keuangan kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Riza meminta kepada DPRD untuk dapat segera membahas Raperda RPJMD tahun 2021-2026 yang telah disampaikan secara bersama dan segera dapat ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Bangka Selatan.

IMG 20210705 110721

“Raperda RPJMD Bangka Selatan tahun 2021-2026 ini telah berusaha disusun dengan sangat cermat dan terintegratif, sehingga diharapkan mampu untuk menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Bangka Selatan secara tepat dan strategis,” ujarnya.

Dalam proses pembahasan Bupati juga meminta DPRD serta perangkat daerah dan seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif, yang diharapkan mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur.

“Saya berharap penyelenggaraan pembangunan di kabupaten bangka selatan akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada,” tutupnya

Β