Miris! Bejo Tak Berdaya Saat Anak Istrinya Di Usir Paksa Keluarga Yahya

  • Whatsapp

BERITA BANGKA.COM,PERGAM–

Sangat miris nasib yang dialami oleh keluarga Bejo yang memiliki 6 (enam) orang anak yang masih belia diusir paksa oleh keluarga Yahya, dari kediamannya di desa Pergam Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan ,Sabtu (7/8/2021).

Bacaan Lainnya

Diketahui sebelumnya permasalahan bermula dari Sengketa Tanah yang sudah memanas lebih dari 10 (Sepuluh) tahun yang lalu,dan diatas Tanah inilah rumah dari pak Bejo berdiri, menaungi keluarganya untuk berkehidupan.

Menurut informasi yang didapat Beritabangka.com dari warga setempat berinisial HJ (32), Pengusiran terjadi karena dari kedua belah pihak tak menemui titik terang dan saling klaim atas Hak Tanah.

“Prihal ini sudah lama berlangsung,karena masing-masing mempertahankan hak nya.” ungkap HJ kepada Beritabangka.com (7/8/2021).

HJ, pun menyebutkan bahwa pak Bejo pernah ikut kerja dengan pak Yahya sebelumnya sehingga diijinkan bisa mendirikan rumah diatas tanah tersebut.

“Dia (Bejo) pernah ikut jadi pegawainya pak Yahya,sejak itulah pak Bejo bisa menempati tanah tersebut untuk didiaminya”ungkap HJ.

Kendati, pak Bejo tak pernah diperlakukan adil oleh keluarga pak Yahya maka dia (Bejo) memutuskan untuk mencari pekerjaan lain yang terbilang serabutan untuk menghidupi keluarganya.

“Namun karena tak diperlakukan adil,sehingga Dia (Bejo,-) mencari pekerjaan lain ,meski hanya serabutan”jelas HJ.

Akibat dari kejadian Pengusiran itu dalam waktu 3 (tiga) jam, seluruh isi Rumah Bejo dikeluarkan paksa,dan dinding rumah miliknya yang terbuat dari papan Kayu dicongkel paksa oleh Bejo sendiri karena kecewa atas perlakuan keluarga Yahya.

kini istri dan anak-anak Bejo hanya berlindung dengan tenda beralaskan tikar agar tak di terpa hujan dan embun malam serta siang hari terlindung dari sengatan panasnya matahari.

HJ berharap Semoga apa yang dialami keluarga Bejo dapat diselesaikan dan menemukan solusi terbaik.

Sementara, Kepala Desa Pergam kecamatan Air Gegas ,saat dikonfirmasi melalui telpon dan pesan singkat WhatsApp belum memberikan jawaban terkait permasalahan yang terjadi di desa setempat.

Hingga Berita ini diturunkan semua yang terlibat Permasalahan masih diupayakan untuk di konfirmasi ulang oleh Beritabangka.com

Pos terkait