Bapak sudah baik selama ini dengan keluarga mereka,namun balasan mereka selalu mencari kesalahan”ujar Haryanti

BERITA BANGKA.COM,AIR GEGAS–

Diberitakan Media ini sebelumnya dengan Judul “Miris! Bejo Tak Berdaya Anak Istrinya Di Usir Paksa Keluarga Yahya”.Haryanti (41) selaku anak dari Keluarga Yahya mengklarifikasi dan menjelaskan kejadian tersebut bukan bentuk Pengusiran, namun sudah disepakati dalam Surat Perjanjian Bersama sejak 21 Juli 2021 lalu hingga 4 Agustus 2021,oleh Kedua belah pihak.

“Sebenarnya kejadian itu bukan pengusiran,melainkan memang sudah disepakati dalam Surat Perjanjian Bersama (SPB) tanggal 21 Juli 2021 sampai 4 Agustus 2021 ,yang dimediasi oleh Kepala Desa Pergam dan disaksikan oleh perangkat Desa Pergam dan ditanda tangani kedua belah pihak,yakni Pihak Pertama kami sendiri,dan Pihak Kedua Keluarga Bejo” kata Haryanti kepada Beritabangka.com Senin(9/8/2021).

Haryanti pun berharap agar permasalahan ini dapat di selesaikan secara kekeluargaan dan menemukan titik terang.

“Semoga permasalahan ini selesai,kami tau hak kami dan kami pun masih punya hati nurani,tidak mungkin kami Setega itu kalau memang keluarga Bejo ini beritikad baik serta dapat diselesaikan secara kekeluargaan”beber Haryanti.

Dijelaskan dalam isi Surat Perjanjian Bersama ada dua point yakni:

1.Sehubungan Pihak Pertama bermaksud ingin menggunakan Rumah beserta Lahan tersebut,Pihak Pertama memberi Waktu kepada Pihak Kedua mulai tanggal 21 Juli 2021 sampai tanggal 4 Agustus 2021 untuk segera pindah dan mengosongkan Rumah Lahan tersebut.

2.Pihak Kedua menyatakan menerima dan siap pindah serta mengosongkan Rumah dan Lahan sesuai tenggat waktu yang diberikan yang diberikan Pihak Pertama.

Demikian surat perjanjian ini kami buat tanpa paksaan dari pihak manapun,apabila dikemudian hari kami mengingkari perjanjian ini,kami bersedia dituntut sesuai Perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.