BERITA BANGKA.COM,BANGKA BARAT–

Masyarakat Bangka Barat meminta, peran serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bangka Barat untuk lebih aktif melakukan penertiban terhadap Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan antrian panjang yang terjadi di Sepuluh SPBU yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat.

Menindak lanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Babar) gelar rapat di OR I Kantor Bupati Bangka Barat, hari ini. Selasa (24/8/2021).

Rapat dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Dandim 0431/Bangka Barat, Kapolsek Se-Bangka Barat, Pihak SPBU Se-Bangka Barat, Camat Se-Bangka Barat, OPD terkait, Perwakilan Pertamina dan Forkopimda Se-Bangka barat.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, S.E. mengatakan dalam rapat akan memberlakukan jam tertentu terhadap pembeli BBM di SPBU, yang mana kabupaten Bangka Barat, belum usai PPKM.

“kami memutuskan tidak ada antrian (Pengerit) di jam – jam normal, kecuali diatas jam 18.00 sampai 20.00 WIB silahkan, yang penting dibatasi karena sedang PPKM” kata Bong Ming Ming saat rapat (24/8).

Bong Ming Ming menjelaskan, untuk pembayaran diatur memakai Kartu kendali (Fuel card), di jam-jam yang sudah ditetapkan.

“Sistem Pembayaran untuk Pengerit Ataupun masyarakat umum diatas 18.00 Sampai 20.00 WIB wajib menggunakan sistem perbankan (Elektronik) yang mana Bank yang sudah bekerja sama”jelasnya.

Selanjutnya Dia berharap agar tak ada lagi antrian panjang, masing-masing Pembeli akan diberikan nomor antrian dari pihak pengelola SPBU.

“Insya Allah kita atur untuk pengerit BBM menggunakan nomor Antrian supaya tidak berdesak-desakan jadi semuanya tertib dan bahagia” harapnya.

Senada, Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto S.H., S.I.K., M.H, menambahkan untuk Pengerit dibatasi dalam satu hari sekali dengan kapasitas maxsimum kendaraan roda Dua sebelumnya 16 liter sekarng menjadi 10 liter dan untuk kendaraan roda Empat sebelumnya 40 liter sekarng menjadi 30 liter.

“Pembeli akan dibatasi, tidak ada belinya berulang-ulang, maksimal ngisi untuk roda dua menjadi 10 liter, dan roda empat 30 liter” jelas Agus sapaan akrabnya (24/8).

Dengan adanya aturan yang sudah disepakati dalam rapat, AKBP Agus Siswanto, menegaskan Tidak ada pembelian BBM menggunakan jerigen plastik di SPBU diwilayah Bangka Barat.

“Pokoknya tidak ada beli BBM memakai jerigen, dan memakai Tangki modif” tegasnya.