BERITA BANGKA.COM, MUNTOK–

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bangka Barat, berhasil gelandang empat orang tersangka Penyalahguna narkoba jenis sabu dan ekstasi jaringan Jakarta.

Hal itu dijelaskan oleh Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Evry Susanto, melalui konferensi pers, di Mapolres Bangka Barat Kamis (14/10/2021).

IMG 20211014 WA0045

” Dari kronologi kejadian, pada hari Senin 11 Oktober sekira pukul 13.00 WIB, Tim Hantu berhasil menangkap pelaku MD (24) dan TR (25) di Sungai Babi.” kata Kabag Ops Kompol Every Susanto (14/10).

Setelah berhasil mengamankan MD (24) dan TR (25), Tim Hantu Satresnarkoba kembali melakukan pengembangan kasus dan kembali menangkap dua tersangka lainnya yakni RD (24) dan YY (24) sekira pukul 14:00 WIB.

“Dari hasil penangkapan Tim Hantu, berhasil mengamankan barang bukti berupa 11 bungkus plastik klip bening yang diduga Exstasi dengan rincian 6 butir berwarna biru, berbentuk persegi lima, dan 7 butir berwarna hijau berbentuk persegi empat ,” jelas Evry.

Dari hasil introgasi, RD dan YY merupakan anak buah dari YS “sang bandar” dan diketahui keberadaanya di Jakarta.

Evry menjelaskan untuk identitas keempat orang tersangka merupakan warga Mejelang kecamatan Muntok.

“RD (24) Laki-laki pekerjaan sebagai Buru Harian asal dari kampung Menjelang Baru RT/RW 002/002 Kelurahan menjelang Kecamatan Muntok, YY (24) laki-laki pekerjaan Buru Harian asal dari kampung Menjelang Baru, MD (24) Laki-laki pekerjaan buruh harian, asal dari kampung Keranggan Atas RT/RW 004/004 Kelurahan Keranggan Kecamatan Muntok, Dan TR (25) laki-laki pekerjaan Buru Harian asal dari kampung Keranggan Atas RT/RW 004/004 Kelurahan Keranggan Kecamatan Muntok ,” jelasnya.

” Tim Hantu mengamankan Barang Bukti (BB) dari ke-Empat tersangka tersebut yaitu, dari RD dan YY sebanyak 11 bungkus plastik bening yang berisi kristal putih diduga Narkotika jenis sabu seberat 17,54 gram, 13 Butir pil yang diduga Exstasi dengan rincian 6 butir, berwarna Biru persegi lima, 7 butiran berwarna hijau berbentuk persegi empat, 3 unit Handphone merk OPPO A3S, merk VIVO, merk MAXTRONE dan 2 unit timbangan digital,” tambahnya.

“Sedangkan barang bukti yang terdapat pada MD dan TR sebanyak 6 bungkus klip bening yang berisi butiran putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat 1,68 gram, 1 unit sepeda motor merk Satria FU 150cc BN 6426 MI, 3 unit Handphone dua merk VIVO satu merk MAXTRONE, 1 buah plastik hitam ,” katanya.

” Atas perbuatannya, MD dan TR akan disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,dan terancam pidana minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Sedangkan tersangka RD dan YY disangkakan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam pidana minimal 6 Tahun dan maksimal 20 Tahun penjara” pungkasnya.