BERITA BANGKA.COM, BANGKA BARAT–

Kegiatan bakti sosial pembagian sembako sebanyak 100 paket, yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar), kepada rekan media dan masyarakat sekitar yang kurang mampu, dan yang terdampak pandemi virus COVID-19. Selasa (19/10/2021).

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H dan Hari Santri Nasional Tahun 2021.

Pelaksanaan pembagian sembako dilakukan secara simbolis oleh, Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Agung Trisa Putra Fadilaj Burdan, SH dan Kasubbagbin Desemanto, SH, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat dan kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako yang diantarkan secara langsung kepada masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan ini merupakan suatu kegiatan dan program sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Bangka Barat yang kurang mampu dan terdampak akibat pandemi virus COVID-19.

”Manfaat dilakukannya kegiatan bakti sosial yakni menambah wawasan dan pengetahuan sosial, membantu pembentukan sikap dan kepribadian seseorang serta menumbuhkan rasa moralitas yang tinggi,” kata Ka Kejari, Helena Octavianne kepada wartawan (19/10).

Menurut Helena kegiatan itu bertujuan, membuat semangat baru serta untuk menemukan inspirasi baru, mengembangkan kepribadian dan rasa saling peduli, melatih jiwa kepemimpinan, dapat membentuk Emotional Quotient (EQ),

”Kita semua dapat merasakan indahnya berbagi dan peduli akan sesama, dapat memahami banyak hal dari diri sendiri yang bisa disyukuri daripada dikeluhkan, dan kita akan merasa bahagia ketika bisa memberi hal yang bermanfaat pada orang lain ,” jelas Helena.

Helena Octavianne sangat berapresiasi dengan adanya kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

”Sehingga diharapkan dapat meringankan beban perekonomian rumah tangga dan diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan serta dapat mendukung program pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” pungkas Helena.