Oknum Polisi Pembuang Bayi Terancam Dipecat

  • Whatsapp

BERITA BANGKA.COM, SIMPANG TERITIP–

Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, akan menindak tegas Oknum Kepolisian yang terlibat pembuangan bayi. Bayi ditemukan warga di dalam kardus pinggir jalan, pada hari Jum’at 20 Agustus 2021 silam sekira 2 bulan yang lalu.

Bacaan Lainnya

Bayi mungil yang malang diketemukan oleh warga Desa Rumpis, Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

Pelaku pembuang bayi tersebut adalah salah satu oknum anggota Kepolisian yang bertugas di Polres Bangka Barat. Dia diduga telah membuang bayinya pada saat usia 2 hari setelah kelahiran, yang berjenis kelamin perempuan.

Kapolres Babar AKBP Agus Siswanto, mengatakan pelaku sudah menikahi perempuan yang jadi ibu anak hasil hubungan mereka.

“Jadi untuk pelaku, sudah menikahi perempuannya atau pasangannya, kebetulan tidak ada halangan yang sah. Jadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah menikah,” ujar Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, Senin (25/10) saat dikonfirmasi berita bangka.com diruang kerjanya.

Sementara Kapolres menegaskan untuk Saat ini, oknum anggota kepolisian tersebut sedang menjalani proses hukum di Mapolres Babar dengan ancaman pemecatan.

“Untuk selanjutnya proses internal yakni kode etik akan segera digelar, dengan ancaman paling tinggi dipecat dari kepolisian ,” tegasnya.

Terpisah, Bidan Pukesmas Simpang Teritip, Meri mengatakan, saat pertama kali bayi mungil ditemukan dua bulan lalu masih berusia 2 hari.

“Ada warga yang datang melihat bayi, lalu lapor jadi saya lihat ke sana, setelah saya lihat bayinya memang sedang kedinginan. Lalu berhubung baju bayi itu basah, kami menggantikan popok dan baju bayi itu,” kata Meri, Bidan Puskesmas Simpang Teritip (25/10).

Pos terkait