Ada Lima Nama Calon Yang Bakal Jadi “Raja Desa” Di Rias, Siapa Saja

  • Whatsapp

BERITA BANGKA.COM, RIAS–

Panitia Pilkades Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan,  sudah menentukan tahapan seleksi akhir terhadap peserta yang akan menyemarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tanggal 8 Desember nanti,  yang secara serentak dilakukan di Bangka Selatan. Sebanyak 31 Desa berpesta demokrasi dalam memilih “Raja Desa” diwilayah masing-masing. Sabtu (6/11/2021).

Bacaan Lainnya

Ada lima nama Bakal Calon Kepala Desa di Desa Rias yang terpilih, tentunya berbagai macam visi misi yang sudah disiapkan oleh mereka masing-masing, bertujuan mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat desa. Ini nama-nama peserta yang lolos seleksi akhir : 1. Muslim SPd, 2. Eddy Nhero, 3. A.Gani Saprin SIP, 4. Sahri Suryadi, 5. Frengki Fera SE.

Ketua panitia Pilkades Desa Rias, Imam Syaifudin, berharap situasi selama Pilkades dapat berjalan lancar dan kondusif. Dan dari pemilihan secara langsung ini muncul Kades yang berkualitas sesuai harapan masyarakat Desa Rias.

“Semoga pesta demokrasi pada tanggal 8 Desember kelak, bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin Desa Rias, yang berkualitas,” ujar Imam, kepada Beritabangka.com. Sabtu (6/11/2021).

Selanjutnya, dia menjelaskan, untuk penetapan nomor urut sudah selesai di lakukan, berdasarkan syarat-syarat berlaku yang wajib ditunaikan oleh Bakal Calon Kades, agar masyarakat Desa Rias dengan mudah mengenali pilihan masing-masing calon.

” Dengan sudah ditetapkannya nomor urut calon semoga masyarakat lebih mudah, untuk menentukan, Calon Kepala Desa pilihan, yang bisa membawa perubahan kearah yg lebih baik kedepannya,” tukasnya.

Imam menghimbau kepada Bacalon Kades yang mengikuti Pilkades serentak ini, sekali lagi dirinya meminta agar selama kampanye tidak melakukan pelanggaran dengan Black Campain (Kampanye Hitam,red), karena hal tersebut jadi pemicu tidak amannya Pilkades di wilayah setempat.

” Dan juga kepada Calon untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban umum, dalam berkampanye dilarang melakukan hal curang kepada masyarakat, karena sangat berdampak terjadinya gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan permasalahan Kamtibmas,” imbuhnya.

Pos terkait