BERITA BANGKA.COM, BANGKA SELATAN–

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyedia Air Minum (PAM) Bangka Selatan, dalam waktu dekat akan melakukan pemutusan atau pembaruan terhadap pelanggan yang menunggak selama empat bulan berturut-turut.

Yudi Siswanto selaku Kepala UPT PAM PUPRhub menegaskan akan menindak tegas terhadap pelanggan yang membandel dan berikan tempo dua pekan.

“Sebelumnya saya minta maaf apabila dalam waktu dekat penyaluran air bersih ke pelanggan ada yang di stop, karena ini berguna untuk pembaruan terhadap pelanggan yang enggan membayar tunggakan yang sudah melewati ambang batas selama empat bulan berturut-turut, dan kita beri tempo dua pekan,” kata Yudi kepada beritabangka.com diruang kerjanya. Senin, (8/11/2021).

Menurutnya dengan membayar tunggakan sebagai kewajiban pelanggan, sekiranya masyarakat sudah membantu secara langsung untuk operasional UPT PAM Bangka Selatan.

“Bagi yang sadar dan sudah menerima hak pelanggan, untuk segera mungkin membantu dengan melunasi tunggakan, karena apa? dari pembayaran itulah bisa gotong royong mengaliri air bersih kepada pelanggan lainnya, kasihan pelanggan lainnya yang menikmati fasilitas air bersih jadi terganggu karena pelanggan yang macet beberapa bulan tidak memenuhi pembayaran tunggakan,” tandasnya.

Kepala UPT PAM Yudi Siswanto, berharap agar pelanggan setia PAM Basel dapat memaklumi dan pihak UPT PAM sendiri akan meningkatkan kinerjanya agar pelanggan dapat merasa puas.

“Harap dimaklumilah, dan kita (UPT PAM Basel) akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan tetap PAM, jadi mohon kerja samanya,” imbuh Yudi.