BERITA BANGKA.COM, BANGKA SELATAN–

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Basel akan beri peringatan, kepada Kontraktor Pekerja Proyek rehab sekolah yang curang, di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Dasar (SD), Bangka Selatan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bangka Selatan, Sumadi. SPd, mengatakan, apabila ada pengerjaan dari kontraktor tidak sesuai spesifikasi, akan dibongkar paksa, lantaran akan berpotensi merugikan negara. Kamis (11/11/2021).

” Diketahui apabila ada barang material yang tidak sesuai atau tidak menepati spek, akan kita bongkar paksa, karena apa? Karena kita bertujuan untuk mendapatkan hasil proyek tepat guna, tepat mutu, dan tepat waktu, supaya pengajar dan murid, nyaman dalam beraktifitas,” ujar Sumadi kepada wartawan beberapa pekan lalu diruang kerjanya.

Dia menjelaskan ada puluhan sekolah dalam perbaikan dan rehab, dan dalam bukan Desember harus selesai pengerjaannya.

” Pokoknya kita awasi terus, jangan sampai hasil proyek tidak sesuai, jangan cuma rebutan proyek tapi mutunya tidak sesuai, puluhan sekolah kita perbaiki, jangan sampai hal serupa (indikasi penyelewengan dan merugikan negara) terulang lagi,” tegasnya.

Sumadi berharap kedepannya dengan fasilitas sekolah yang baik dapat menciptakan anak didik yang berkualitas dan kompeten di Bangka Selatan.

“Semoga Pemerintah Daerah berikan fasilitas baik, anak didik kita juga mendapatkan hak belajar yang baik pula,” pungkasnya.

Disinggung oleh wartawan keterlibatannya sejauh mana untuk proyek yang berjalan, Sumadi bertutur ” saya tidak ikut campur, tugas saya hanya memantau apabila ada yang tidak beres dalam pengerjaannya, akan saya tindak tegas, saya tidak ada beban sama sekali,” tambahnya.