BANGKA BARAT – Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Senin (11/4/2022) lalu, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam rapat juga Bupati Sukirman membahas ketersediaan stok beras di Bangka Barat, masalah kelangkaan minyak goreng dan Sektor Pariwisata serta Pelayanan Kapal.

Penandatanganan MoU dihadiri empat OPD dari Pemkab Bangka Barat yaitu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pariwisata Budaya, Dinas DKUP serta Dinas Perkimhub.

Pada kesempatan itu, Bupati Sukirman menyampaikan dengan adanya Kerjasama antar daerah dapat meningkatkan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.

“Mudah-mudahan kerjasama ini akan berjalan dengan baik dan tentunya bermanfaat untuk Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Mengenai kelangkaan minyak goreng, di Banyuasin ini mereka memiliki dua pabrik, yang kemudian In sya Allah apabila terdapat kekurangan atau kelangkaan terkait minyak sayur ini akan langsung dicukupi oleh pihak Banyuasin ini,” kata Bupati Sukirman, pada acara Penandatanganan Kesepakatan yang dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banyuasin yang ke-20.

Menurut Bupati Sukirman, Kedua Kabupaten memiliki kelebihan dan potensi masing – masing sehingga perlu bersinergi bersama untuk meningkatkan sumber daya yang ada, sehingga visi dan misi Kabupaten dapat terwujud.

“Semua sumber daya tersedia di Banyuasin ini, dengan adanya kerjasama ini insyaallah nanti kita akan mempermudah hubungan satu sama lainnya,” katanya.

Sementara itu, Sukirman berharap dalam kesepakatan tidak hanya sebatas pada persoalan beras saja yang dicukupi, namun juga harus dengan peningkatan sumber daya manusianya.

“Dalam hal ini, Bangka Barat juga memiliki keunggulan apalagi didukung dengan keberadaan potensi wisata sejarah, seperti Menumbing dan Wisma Ranggam. Kami ucapkan terima kasih atas sambutannya terhadap kami, Pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah menyampaikan responnya. Tak lupa Kami ucapkan Dirgahayu Banyuasin yang ke-20 semoga kerjasama kita bisa berjalan dengan baik dan Banyuasin semakin maju adil dan sejahtera,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Perkimhub Bangka Barat, Hanson menambahkan dengan adanya kerjasama ini, permasalahan kurangnya rambu lalu lintas laut yang berpotensi terjadi kecelakaan kapal di tengah laut dan kurangnya fasilitas keamanan penumpang dapat teratasi segera, sehingga dapat menciptakan pelayanan yang terbaik untuk para penumpang.

” Tentunya 3 permasalahan ini kami tidak bisa sendiri, harus bersama sama bersinergi sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar,” tambah Hanson.