BANGKA BARAT, MUNTOK – Menindak lanjuti adanya oknum calo tiket atau aksi premanisme yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen. Pol. Drs. Yan Sultra Indrajaya akan menindak tegas kepada pihak – pihak yang berpotensi merugikan masyarakat, Selasa (26/4/2022).

Hal ini Diketahui, pada saat terjadi kepadatan penumpang pada arus mudik lebaran tahun 2022 ini, di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

Perwira Bintang Dua itu mengatakan, pihaknya meminta para petugas keamanan gabungan untuk menindak tegas jika ada ditemukan oknum calo tiket atau preman yang berkeliaran diwilayah pelabuhan.

“Tadi saya sudah bicara dengan ASDP, untuk calo atau premanisme koordinasi sama pengamanan yang ada untuk diberantas. Jangan sampai sudah ada antrian yang sebenarnya, ada yang mendahului karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, ” kata Irjen Pol. Yan Sultra yang didampingi oleh Bupati Bangka Barat kepada wartawan, (26/4).

Yan Sultra menghimbau Kepada para petugas keamanan gabungan di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, untuk tidak hanya memperhatikan keamanan pemudik saja, namun ia juga meminta agar memperhatikan keamanan kendaraan pemudik.

“Tadi kita sudah menghimbau juga petugas pengamanan gabungan di Pelabuhan Tanjung Kalian, untuk menjaga keamanan pemudik. Tapi, diperhatikan juga keamanan kendaraannya. Biar para pemudik ini nyaman dan aman saat perjalanannya, ” imbuhnya.

Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan kepara pengendara truk agar tidak beristirahat dibawah truk – truk ditakutkan ada hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya sudah sampaikan dan kordinasi kepada ASDP, untuk truk – truk ini jangan beristirahat di bawah truk ditakutkan nanti truk – truk mundur atau apa, dan jangan jauh – jauh dari truk. Dan mungkin juga nanti disiapkan alat – alat pengeras suara untuk memanggil antrian – antrian terutama di Buffer zone, karena belum ada pengeras suara untuk menghimbau para penumpang ataupun para kendaraan – kendaraan yang memang gilirannya harus masuk kekapal,” Pungkasnya