TOBOALI, BERITABANGKA.COM –Β Rencana masuknya Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan Merbau dan sekitarnya, jadi sorotan masyarakat Bangka Selatan. Dan rencana aktivitas pergerakan PIP akan dipantau terus oleh Warga Batu Perahu Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (31/5/2022) malam.

Ratusan Warga Nelayan Batu Perahu berkumpul adakan pertemuan singkat. Diskusi pertemuan warga kelompok nelayan tetap dengan penolakan kerasnya terhadap PIP yang akan menambang diperairan tersebut.

Tak hanya itu, tampak hadir dalam pertemuan Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan, Kabag Ops Hari Kartono, di kawal personil nya, Ketua Forum Presidium Pejuang Bangka Selatan Norman adjis dan para tokoh masyarakat.

Penolakan tersebut mendasar bagi kelompok nelayan Batu Perahu, pasalnya sebanyak 20 unit PIP yang sudah dilegalkan PT Timah Tbk melalui (surat perintah kerja) SPK tetap akan menambang di perairan Merbau dalam waktu dekat. Meski sudah dapat teguran penolakan nelayan setempat. PT Timah Tbk tidak memikirkan dampak sosial akan terjadi.

Salah satu nelayan Batu Perahu mengatakan, apapun alasannya dan kelegalannya, kelompok nelayan tetap akan menolak.

“Kita lihat saja, dan kami selaku nelayan tetap akan memantau pergerakan mereka (Penambang, red) sejauh mana mereka melakukan aktifitasnya,” pungkasnya.