Bupati Bangka Tengah Terkaget, Rapat Paripurna Selalu Molor

banner 468x60

BANGKA TENGAH, BERITA BANGKA.COM – Meski molor, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Tengah (Bateng) kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap 2 Raperda, usulan pemerintah daerah Tentang Pesantren dan Tentang Daerah Kumuh. Satu (1) Raperda usul inisiatif DPRD, penetapan Propemperda Tahun 2023 serta mendengarkan rapat akhir Fraksi tentang persetujuan Perda tersebut digedung Paripurna DPRD Bangka Tengah, pada Senin (31/10/22).

Sepertinya sudah jadi kebiasaan para anggota DPRD Bateng untuk selalu molor dalam rapat. Rapat paripurna yang ada di Bateng kali ini memakan waktu molor hingga 1 jam lebih 25 menit.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Rapat paripurna yang di jadwalkan pada pukul 09.30 WIB Gedung Paripurna Bangka Tengah baru dimulai pukul 10.55 WIB. Bahkan Bupati Bangka Tengah Algafry pun sempat terkaget lantaran rapat belum juga dimulai.

“Duk, lum mulai ok, (kenapa rapat belum dimulai, red) ,” ucapnya didepan pintu kantor DPRD dengan ekspresi kaget.

Terlihat dari pantauan wartawan, masih ada juga anggota dewan yang baru datang. Namun enggan masuk ke ruangan sidang paripurna untuk melaksanakan rapat paripurna.

H. Herman, anggota DPRD Bangka Tengah Fraksi PAN merupakan Badan Kehormatan DPRD Bangka Tengah, enggan berkomentar saat ditanyai masalah rapat paripurna yang selalu molor. Ia tidak mengetahui secara pasti atas dasar apa para anggota lainnya selalu molor apabila rapat paripurna digelar.

“Entah gak tau. Bapak belum komunikasi dengan kawan di Banmus (badan musyawarah), ” ucapnya.

Ia mengungkapkan, dirinya sebagai BK hanya akan menegur lewat fraksi secara langsung, bukan ke pribadinya atau ada teguran langsung kepada anggota DPRD yang telat datang.

“Kalau itu BK langsung koordinasikan ke Fraksi masing-masing untuk menghimbau anggotanya, ” tuturnya.

Sementara, Apri Panzupi Anggota DPRD Bangka Tengah Fraksi PPP, mengakui memang pihaknya sering molor rapat namun pihaknya juga pernah rapat tidak kenal waktu.

“Kami memang sering sebut rapat molor, tapi kami rapat bahkan sampai tengah malam, ” ucapnya, saat menyapa wartawan.

Rapat tersebut berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Dalam laporan Bupati Bangka Tengah pun disetujui oleh semua anggota DPRD Bateng yang hadir. (Doni)

Pos terkait

banner 468x60