KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah kembali menggelar Coffee Morning di awal tahun 2023, bertempat di Ruang VIP, Selasa (31/01/2023).

Ada banyak hal yang dibahas pada coffee morning kali ini. Dimulai dari kondisi Kabupaten Bangka Tengah saat ini dalam berbagai sektor hingga evaluasi kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Dipimpin oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, forum ini dibuka dengan perbincangan di sektor pertanian, perindustrian, perdagangan di Bangka Tengah, kemudian dilanjutkan dengan kondisi persediaan beras dan bahan pangan lainnya saat menghadapi kondisi cuaca buruk saat ini. Tak lupa juga, kemiskinan ekstrem, inflasi, dan stunting masih terus menjadi perhatian penting Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Algafry menyampaikan agar setiap OPD bisa meningkatkan sinergi dan saling bahu membahu untuk mewujudkan program-program yang sudah direncanakan.

Algafry menegaskan kinerja dan penilaian yang sudah baik agar bisa dipertahankan ataupun ditingkatkan, sedangkan kinerja dan penilaian yang masih kurang baik, agar bisa dievaluasi dan diperbaiki.

“Untuk setiap OPD saya minta agar saling membantu OPD lainnya, apabila ada OPD yang membutuhkan data-data, baik itu data berupa laporan keuangan, rancangan pelaksanaan kegiatan, maupun data lainnya dari OPD lain tolong bisa dipercepat kembali penyampain datanya,” ucap Algafry.

Selain itu, Algafry juga membahas isu penculikan anak yang saat ini marak beredar di masyarakat. Pasalnya baru-baru ini salah seorang murid sekolah dasar di Kecamatan Namang hampir menjadi korban penculikan.

“Saya sudah mendapat kabar terkait adanya upaya penculikan anak yang terjadi di Kecamatan Namang, saya minta Dinas Pendidikan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk dapat melakukan sosialisasi guna menyikapi informasi maraknya penculikan anak,” ucap Algafry.

“Saya juga meminta seluruh guru mengimbau anak didiknya agar tidak mudah ikut ajakan orang yang tidak dikenal, tolong berikan imbauan ini kepada anak didik setiap hari.” lanjut Algafry.

Algafry mengatakan imbauan tersebut merupakan langkah preventif pertama yang bisa dilakukan sembari menyiapkan pengawasan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di setiap kecamatan di Bangka Tengah untuk memantau situasi jam pulang sekolah.

Algafry juga memberikan imbauan yang sama kepada orang tua/wali murid dan sebisa mungkin untuk tetap berada di lingkungan sekolah hingga orang tua/wali murid datang menjemput.

Selain itu, Algafry juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Sektor Bangka Tengah beserta Polsek atas kinerja sigap dalam menyikapi isu ini. Ia berharap isu ini menjadi perhatian penting bagi pihak kepolisian.

Turut hadir para Kepala OPD, Kabag Setda Bangka Tengah, dan Camat se-Bangka Tengah.(Doni)