Banyak Pelanggan SR Nunggak, UPT PAM Toboali Lakukan Pemutusan Sambungan

banner 468x60

TOBOALI – UPT PAM Toboali, Bangka Selatan, menyatakan akan melakukan pemutusan sambungan rumah (SR) langsung di beberapa wilayah penyaluran air bersih kepada pelanggan yang sudah menunggak dalam kurun waktu lebih dari 4 bulan.

6 wilayah yang akan dilakukan penindakan pemutusan SR air bersih oleh UPT PAM Toboali yakni Bagher, Rindik, Tukak, Sukadamai, Parit 9, Sadai, dan diketahui 6 wilayah itu termasuk wilayah susah air bersih.

Kepala UPT PAM Toboali, Yudi Siswanto, melalui Staf UPT PAM, Hengki mengungkapkan, pemutusan dilakukan agar target pembiayaan operasional dapat tertutupi dan pelayanan kepada pelanggan yang aktif dapat terpenuhi.

“Pihak UPT PAM sudah melakukan banyak kebijakan terhadap pelanggan, dan keringanan. Sehingga pelanggan banyak yang kurang sadar akan kewajiban mereka untuk segera melunasi tunggakan bulanan dapat dilakukan pembayaran. Agar apa, agar pelanggan yang aktif bisa menikmati fasilitas yang diberikan pihak kita maksimal,” kata Hengki kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (3/11/22).

Pemutusan sambungan rumah air bersih tidak pandang bulu ataupun tebang pilih dalam penindakan. Lantaran hal itu dilakukan untuk menghindari membludaknya beban tagihan yang diakibatkan oleh pelanggan bermasalah.

“Kita lakukan pemutusan saluran air kerumah warga tidak tebang pilih dan pilih pilih karena mereka sudah mendapatkan apa yang sudah diberikan oleh UPT ini, hal itu dilakukan karena beban tetap terhitung,” ujarnya.

Selain itu, Hengki menegaskan, pelanggan jangan hanya menuntut pelayanan UPT PAM Toboali saja untuk selalu berikan pelayanan terbaik, namun kesadaran pelanggan untuk menunaikan kewajibannya tidak ditunaikan.

“Mestinya pelanggan jangan hanya melihat sisi tidak baiknya, namun kewajiban mereka sebagai pelanggan ditunaikan lah,” imbuhnya.

Berdasarkan data tunggakan pelanggan tertuang dalam laporan data UPT PAM Toboali dengan nilai ratusan juta rupiah yang belum terbayar dari penunggak. Nominal besaran seperti itu tentu berdampak kurang baik terhadap operasional UPT PAM Toboali untuk melakukan penyuplaian air bersih secara maksimal.

“Total dari tunggakan pelanggan UPT PAM Toboali, Bangka Selatan, perbulan Oktober tahun 2022, piutang pelanggan diatas empat bulan dengan total 643.517.100,- rupiah dan jumlah piutang pelanggan dibawah empat bulan 141.323.600,- rupiah,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250