KUNDUR, BERITABANGKA.COM – Suasana Pantai Teluk Dalam, Kundur, Kabupaten Karimun, tampak lebih hidup dari biasanya pada Rabu pagi (4/6/2025). Bukan karena ramai wisatawan, tapi karena puluhan karyawan PT Timah Tbk Division Area Kundur, bersama warga sekitar, turun langsung menggelar aksi nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025.
Mengusung semangat tema global dari UNEP tahun ini, “Ending Plastic Pollution” atau “Hentikan Polusi Plastik”, PT Timah tak sekadar merayakan secara seremonial. Mereka langsung bergerak: memungut sampah plastik yang berserakan di pesisir dan menanam pohon cemara sebagai upaya melindungi kawasan pantai dari ancaman abrasi.
Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menjaga lingkungan, terutama ekosistem pesisir yang rentan.
“Kami ingin peringatan Hari Lingkungan Hidup ini tidak cuma jadi simbolik, tapi jadi aksi nyata. Bersih-bersih pantai dan penanaman pohon adalah bagian dari langkah kecil yang punya dampak besar untuk kelestarian alam,” kata Anggi.
Tak hanya karyawan PT Timah, warga setempat pun antusias ikut serta. Salah satunya Amrizal, Ketua Nelayan Dusun IV Desa Kundur. Ia mengaku senang karena PT Timah tidak hanya memikirkan produksi, tapi juga lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Kami sangat terbantu. PT Timah sering bikin kegiatan kayak gini, mulai dari tanam pohon, bersih pantai, sampai tanam mangrove. Lingkungan jadi lebih terjaga,” ujarnya.
Amrizal juga menyebut bahwa sampah plastik yang banyak ditemukan di pantai mayoritas berasal dari laut saat air pasang. Namun, kesadaran warga soal kebersihan sudah makin tinggi, terbukti dengan mulai tertibnya masyarakat membuang sampah pada tempat yang disediakan.
Hal senada diungkapkan Dedy, Ketua RT 018 Dusun IV, yang menyebut kegiatan ini bukan hal baru bagi PT Timah.
“Mulai dari tanam mangrove, lepas kepiting, sampai pasang penahan abrasi semuanya sudah sering dilakukan. Dampaknya benar-benar terasa. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut dan makin melibatkan warga, biar kita sama-sama jaga lingkungan kita,” kata Dedy.
Dengan gerakan kecil tapi konsisten ini, PT Timah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Bersih pantai, tanam pohon, dan edukasi soal sampah plastik bukan cuma rutinitas tahunan, tapi jadi bagian dari cara hidup yang lebih peduli dan berkelanjutan. (*)









