MUI Bangka Selatan Serukan Perdamaian ditengah Konflik Masyarakat Memanas

banner 468x60

BERITABANGKA.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan, H. Zahirin, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenteraman dan perdamaian di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang sedang goyah.

Seruan ini disampaikan guna memperkuat kebersamaan dan mencegah potensi konflik di masyarakat yang baru ini kejadian demontrasi secara besar-besaran di Jakarta dan wilayah lain di Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Ini adalah upaya kita memohon kepada Allah agar Bangka Selatan menjadi negeri yang aman, damai, tenteram, dan Baldatun Toyyibatun wa Rabbun Ghafur,” ujar H. Zahirin kepada wartawan selepas doa bersama di Himpang 5 Habang Kota Toboali, pada Senin (1/9/2025).

Menurutnya, kebebasan berpendapat melalui demonstrasi merupakan hak yang dilindungi undang-undang.

Namun ia menekankan, penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan secara santun dan tidak merusak fasilitas umum.

“Demo untuk menyampaikan aspirasi dipersilakan. MUI pusat juga menegaskan bahwa itu adalah hak warga negara. Yang keliru adalah jika sampai merusak tempat-tempat umum atau fasilitas negara, karena justru akan merugikan kita sendiri,” tegasnya.

Menjaga Kondusivitas Daerah

Zahirin menambahkan, situasi aman dan damai hanya bisa tercapai jika seluruh elemen masyarakat berperan aktif menahan diri dari tindakan provokatif.

Ia mengingatkan bahwa kerusuhan dan anarkisme tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar.

“Kita semua ingin daerah ini tetap kondusif. Jangan sampai karena emosi sesaat, masyarakat sendiri yang menanggung akibatnya. Mari kita salurkan aspirasi dengan cara yang baik, sesuai koridor hukum,” katanya.

Peran Ulama dalam Merawat Persatuan

MUI Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan. Ulama diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada umat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah.

H. Zahirin menutup imbauannya dengan doa agar Indonesia, khususnya Bangka Belitung dan Bangka Selatan, senantiasa diberkahi kedamaian. “Semoga negeri ini selalu dalam lindungan Allah, dijauhkan dari perpecahan, dan masyarakatnya diberi kekuatan untuk menjaga persatuan,” pungkasnya. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60