Jangan Kebanyakan Tidur! Pakar Neurologi bilang Dampaknya pada Daya Nalar dan Kinerja Otak

banner 468x60

BERITABANGKA.COM – Banyak orang beranggapan tidur yang panjang identik dengan istirahat yang cukup. Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurut sejumlah penelitian kesehatan, tidur berlebihan justru dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif dan kesehatan mental seseorang.

dr. Jean Morel, seorang ahli neurologi asal Eropa, menjelaskan bahwa tidur yang melebihi rentang ideal 7–9 jam pada orang dewasa dapat mengganggu ritme alami otak.

“Saat tidur terlalu lama, sistem pengaturan hormon dan neurotransmitter di otak menjadi tidak seimbang. Hal ini berdampak pada kecepatan otak dalam memproses informasi dan menurunkan kemampuan berpikir kritis,” jelas dr. Jean.

Ia menegaskan, tidur berlebihan bukan berarti seseorang malas, melainkan bisa menjadi indikator tubuh sedang mengalami tekanan mental, stres berkepanjangan, atau gangguan keseimbangan metabolik.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Efek Tidur Berlebihan Menurut Penelitian

Beberapa dampak yang dapat muncul akibat kebiasaan tidur terlalu lama antara lain

Sulit berkonsentrasi, Daya analisis menurun, Sulit mempertahankan fokus jangka panjang, Risiko gangguan suasana hati meningkat, Tubuh terasa lebih mudah lelah meski sudah tidur lama

Penurunan kemampuan berpikir kritis ini dapat memengaruhi cara seseorang mengambil keputusan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk dalam pekerjaan dan interaksi sosial.

Mengapa Ini Terjadi?

Secara medis, otak membutuhkan keseimbangan antara waktu istirahat dan aktivitas. Ketika seseorang tidur berlebih

* Aliran darah ke bagian otak yang mengatur logika dan analisis berkurang

* Aktivitas neuron menjadi lebih lambat

* Sistem kewaspadaan mental menurun

Akibatnya, kemampuan menilai situasi dan memproses informasi juga ikut meredup.

Tips Menjaga Pola Tidur Sehat

Pakar menyarankan beberapa langkah untuk menjaga kualitas tidur agar tetap optimal

1. Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari

2. Hindari ponsel dan gadget 30 menit sebelum tidur

3. Ciptakan suasana kamar yang tenang dan gelap

4. Kurangi konsumsi kafein pada sore dan malam hari

Tidur memang penting, namun kualitas jauh lebih berarti daripada kuantitas. Tidur terlalu lama bukan hanya membuat tubuh terasa berat, tapi juga memengaruhi ketajaman berpikir, fokus, dan daya analisis.

“Tidur yang baik akan membantu otak tetap tajam, tubuh bertenaga, dan emosional lebih stabil,” tutup dr. Jean. (*)

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *