Budaya Digital Dibutuhkan Dalam Sistem Kerja Fleksibel

banner 468x60

Senada dengan Menteri Tjahjo, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI Eko Prasojo mengatakan perubahan yang terjadi dalam masa pandemi Covid-19 ini menuntut adanya flexible working arrangement. Ini merupakan sebuah tatanan baru birokrasi.

Menurut survei, flexible working arrangement ini akan meningkatkan komitmen, hasil, dan kepuasan organisasi. Selain itu, akan menciptakan keseimbangan hidup dan kesejahteraan baik secara individu, keluarga, maupun outcome organisasi.

Pada kesempatan itu, Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Rhenald Kasali mengatakan kehidupan saat ini serba digital yang harus dilengkapi dengan digital capabilities dan digital leadership. Selain itu juga perlu dukungan infrastruktur digital secara masif. “Perlu disiapkan aturan pendukung dan disesuaikan,” ujarnya.

Seminar daring Kementerian PANRB Mendengar tersebut mengangkat tema Birokrasi di Era Disrupsi dan Tatanan Normal Baru: Mewujudkan Sistem Kerja dan Manajemen SDM yang Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel Berbasis IT.

Acara tersebut dimoderatori oleh Sekretaris Kementerian PANRB dan dihadiri oleh Tim Independen Reformasi Birokasi (TIRBN), Tim Penjaminan Kualitas Reformasi Birokrasi Nasional (TPKRBN), instansi paguyuban Kementerian PANRB, serta beberapa instansi pemerintahan lainnya. (rr/HUMAS MENPANRB)

Bacaan Lainnya
banner 300x250
banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250