Syarat kedua yaitu upaya harus dilakukan terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik hingga ke Bupatinya. Ketiga menurutnya perlu penganggaran pengawasan dengan melibatkan sektor-sektor lain seperti kemitraan dengan pihak swasta sehingga sistem penganggaran lebih leluasa dan keempat ketenagaan.
“Dan hari ini adalah salah satu upaya memperkuat tenaga agar terdistribusi hingga ke daerah agar peluang sukses penanganan stunting lebih besar,” katanya.
Sementara itu, Melati Erzaldi menjelaskan PKK merupakan mitra pemerintah yang kader-kadernya bisa menjangkau langsung hingga ke tingkat keluarga.
“Pada acara ini kita mendatangkan narasumber-narasumber yang luar biasa ada Prof. Damanik dan Prof. Hardinsyah ini untuk mengupgrade pengetahuan dan bicara tentang stunting, ketidak pahaman dan ketidaktahuan memang harus diedukasi.
Melalui workshop ini seperti misalnya makanan apa yang harus dikonsumsi selama hamil. Dan di PKK sendiri ada empat Pokja dan yang banyak terlibat pada penanganan stunting ini ada pada pokja 3 tentang kesehatan dan pokja 4 tentang lingkungan,” jelasnya.
Sumber: Dinas Kominfo
Penulis: Lisia ayu
Fotografer: Rafiq
Editor: Uki




