Jelang Pilkades Serentak 2026, Bupati Bangka Selatan Tegaskan Netralitas ASN dan Ajak Calon Bertarung Bermartabat

banner 468x60

TOBOALI, beritabangka.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperkuat komitmennya mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang aman, damai, jujur, dan demokratis melalui kegiatan pengarahan kepada seluruh calon kepala desa di Ruang Rapat Gunung Namak, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan itu dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh calon kepala desa sebagai bentuk komitmen bersama menjaga pelaksanaan Pilkades yang berintegritas, tertib, dan kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan Erwin Asmadi, Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf. Agus Wicaksono, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Dr. Asep Kurniawan Cakraputra, S.H., M.H., kepala perangkat daerah terkait, para camat, penjabat kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades, serta seluruh calon kepala desa dari desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak Tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Riza Herdavid menegaskan bahwa Pilkades merupakan momentum penting untuk memperkuat demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh tahapan harus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat.

“Pemilihan kepala desa bukan sekadar kompetisi memilih pemimpin, tetapi juga momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa. Seluruh calon harus berkomitmen menjaga suasana tetap aman, damai, serta mengedepankan etika dalam setiap tahapan Pilkades,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk menjaga netralitas selama proses Pilkades berlangsung. Ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat dalam politik praktis maupun memberikan keberpihakan kepada calon tertentu.

“Kami ingin Pilkades ini berjalan lancar, damai, aman, dan menghasilkan kepala desa yang dipilih secara adil oleh masyarakat. Jangan sampai ada ASN yang ikut bermain atau tidak bersikap netral. Jika ada, silakan laporkan langsung kepada saya dan akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya netralitas, Bupati Riza mengajak seluruh calon kepala desa berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan gagasan, program, etika, dan sportivitas, bukan melalui fitnah maupun serangan pribadi.

“Bertarunglah dengan bijak, adil, tanpa saling menjatuhkan dan tanpa saling memfitnah. Bertarunglah secara berkeadaban dan beretika. Apa yang memang menjadi hak kita tidak akan pernah tertukar,” katanya.

Menurutnya, kontestasi Pilkades harus menjadi ruang lahirnya ide dan program terbaik demi kemajuan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bertarunglah dengan program, bukan dengan menjelek-jelekkan. Saya berharap seluruh calon dapat berkompetisi secara normal, adil, menjunjung etika, adab, dan kesantunan. Pemerintah daerah akan memfasilitasi agar Pilkades berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih sesuai kehendak rakyat,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Forkopimda tidak akan melakukan intervensi terhadap proses demokrasi di desa.

“Saya pastikan kami yang berada di depan ini tidak ada intervensi kepada calon mana pun. Kami ingin mendapatkan kepala desa yang benar-benar dipilih secara adil berdasarkan keinginan masyarakat di desa masing-masing,” pungkasnya.

Penandatanganan Pakta Integritas menjadi penegasan komitmen seluruh calon kepala desa untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkades, menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas, serta siap menerima hasil pemilihan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan juga menegaskan kesiapan untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 agar berlangsung aman, transparan, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, penyelenggara Pilkades, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berlangsung tertib, damai, demokratis, serta melahirkan kepala desa yang berintegritas, berkualitas, dan mampu membawa kemajuan bagi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250