“Mudah-mudahan mereka (CV GAM, red) murah rezeki. Selain CV GAM tidak ada yang memberi bantuan kepada kami. Kami bertahan dengan CV GAM selama 6 bulan. Dikata-katain (Dicemooh, red) orang lain kami diam saja,” ungkap Ida di Toboali pada hari yang sama.
Sementara Komisaris CV GAM, Ega, kepada wartawan menyatakan sejak beroperasi beberapa waktu yang lalu pihaknya telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat Kampung Padang dengan total mencapai Rp250.394.000,-.
Menurut Ega bantuan ini terdiri dari bantuan peduli Covid-19 Rp 66.000.000,- pada 30 September 2020 dan kompensasi 10 persen dari produksi timah yang dihasilkan dari operasional PIP di wilayah itu sebesar Rp 184.394.000,-. Selain itu pihaknya juga telah mempekerjakan tenaga kerja lokal tak kurang dari 60 orang.
“Selain bantuan dan kompensasi, CV GAM juga telah mempekerjakan tenaga lokal tak kurang dari 60 orang dengan total gaji yang diperoleh pekerja sebesar Rp127.802.000,- hingga saat ini,” sebut Ega di Toboali dihadapan wartawan TV Nasional dan media online, Kamis (25/2).








