Dengan ucapan yang lantang, Molen melanjutkan pemaparannya mengenai usulan lima program prioritas yang meliputi pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) dengan didukung Cold Storage, Pembangunan BBIL (Balai Benih Ikan Lokal), Pasar Ikan Modern serta Central Kuliner.
“Sudah kami persiapkan lokasinya sesuai dengan aturan yang berlaku. Usulan program untuk tahun 2021 ini sudah kami sampaikan ke Kementerian KKP. Kesiapan kami mulai dari surat permohonan bantuan, surat pendukung kepemilikan dan lahan juga sudah disampaikan,” beber Molen.
Dari lima usulan program perikanan tersebut, Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan lokasi strategis yakni satu hektar lokasi sektor perikanan berdampingan dengan TPI lama. 15 hektar untuk BBIL, enam hektar lokasi pasar ikan modern dan 3,5 hektar untuk central kuliner perikanan yang lokasinya tidak jauh dari Bandara Depati Amir.
Tidak hanya itu, Molen juga memaparkan rencana pembangunan pelabuhan baru Pangkal Balam dengan luas lahan 22 hektar yang dibantu anggaran APBN dari Kementerian Perhubungan.
“Alhamdulillah Menhub membantu pembangunan pelabuhan baru dari APBN. Target down breakingnya September. Dari 22 hektar luas lahan, 4,5 hektar nanti kami hibahkan ke Kemenhub. Sisanya sekitar 18 hektar itu untuk program-program tadi dan berdampingan dengan fish market,” tutupnya.
(Sumber Diskominfo)





