Ratusan Warga Air Gegas Minta Polres Basel Berikan Sanksi Yang Setimpal Kepada Tukang Cabul

banner 468x60

TOBOALI – Kantor Polres Bangka Selatan didatangi ratusan masyarakat Kecamatan Air Gegas terkait kasus pelecehan sekual terhadap anak dibawah umur yang terjadi beberapa hari yang lalu disebuah desa, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Senin, (17/1/2022).

Ratusan warga ini tergabung dari beberapa unsur masyarakat pemerintahan desa dan Pemerintahan Kecamatan Air Gegas.

Perwakilan Masyarakat, Ruben Alpa Robi mengatakan, aksi kedatangan mereka ke Mapolres Basel ini merupakan bentuk dukungan kepada korban pelecehan agar tak merasa dikucilkan, dan menuntut pelaku pelecehan supaya dihukum seberat-beratnya. Mengingat kejahatan ini merupakan kejahatan yang kurang manusiawi.

“Kami datang ke sini berdasarkan atas hati nurani dan rasa kemanusiaan, dan kami dari perwakilan pemuda, Abpednas, Kaum perempuan, BPD, Kades dan masyarakat. Kami mengapresiasikan kepada pihak pihak Polres Bangka Selatan dan Polsek Airgegas dalam mengungkapan kasus pelecehan sekual anak di bawah umur di Desa. Aksi ini sebagai bentuk perlawanan kami, dan bahwa korban tidak sendirian, dan kami kawal, kami ikut merasakan luka atas kejadian ini pelecehan sekual terhadap anak di bawah umur. Dan tak lupa kami sampaikan juga ucapan terima kasih pada Pemerintah Daerah yang telah melakukan pemulihan terhadap korban,” kata Ruben (17/1)

Menindak lanjuti hal itu, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan mengatakan kronologi kasus tersebut bahwa awalnya kasus biasa, ditanggani oleh Polsek Airgegas dan oleh penyidik, akan tetapi dari pengembangan kasus pada Handphone pelaku, lalu kasusnya ditarik ke Polres Bangka Selatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kejahatan seperti ini tidak ampun, dan ketika terjadi pada keluarga, kita pasti kita sangat kecewa, kajadian Ini sangat memalukan, semoga tidak terjadi lagi kasus seperti ini. Kepada Dinas Sosial, saya minta agar di agendakan untuk pembinaaan – pembinaan, dan tolong kepada pak Sekda diagendakan, dan kita turun sama-sama,” kata dia.

Selanjutnya, Joko Isnawan menegaskan akan mengawal kasus ini sampai pada putusan. Dia juga meminta kepada orang tua untuk tetap memantau anak-anak dengan cermat. Karena sekecil apapun kasus masyarakat harus melaporkannya pada pihak Kepolisian.

“Meskipun tanpa dukungan, kami tetap melakukan proses hukum, pelaku dengan ancaman 15 tahun atau seumur hidup. Saya minta tolong kepada warga, tolong berikan mental pada anak dan jangan dikucilkan, dan anggaplah tidak ada kejadian apa-apa. Saya sebetulnya juga ikut menangis atas kejadian ini, kegiatan silat itu adalah positif, dan silahkan dilanjutkan hanya harus diawasi. Sayang jika ditinggalkan apalagi sudah sampai prestasi tingkat nasional,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250