Menurut Abidin, keinginan warga Pulau Panjang sangat beralasan. Pasalnya jika dibiarkan tidak dibangun talud maka dikhawatirkan pesisir pantai akan terus tergerus ombak.
Selain itu, kata Abidin, air laut akan sampai halaman rumah warga saat musim angin barat.

“Saat musim barat, air sampai halaman rumah pak. Kalau ini dibiarkan nggak bagus juga. Kami berharap keinginan warga ini dapat terpenuhi,” ungkap Abidin.
Pantauan langsung awak media di lapangan, kondisi bibir pantai di wilayah setempat memang telah mengalami abrasi yang cukup serius.









