MUNTOK – Seorang ibu hamil 9 bulan bernama Riska Natasya Amalia (19) , pada Sabtu (5/3/2022) di evakuasi oleh tim Satgas Angkutan Laut Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Barat.
Hal tersebut diketahui, Riska yang sedang bersama sang suami bernama Diki Anggara menumpangi kapal KMP Dharma Kartika I dari Pelabuhan Tanjung Api Api Palembang menuju ke Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.
Tetapi pada saat melakukan perjalanan laut Riska yang merupakan warga Belinyu, Kabupaten Bangka tersebut, tiba-tiba mengalami kontraksi dikarenakan usia kehamilannya yang sudah masuk 9 bulan. Sehingga hal tersebut, sudah dekati dengan waktu melahirkan.
Kemudian, tim Satgas ANGLA Pelabuhan Tanjung Kalian pun langsung bersiaga untuk membantu evakuasi. Hal ini setelah tim mendapat informasi adanya penumpang kapal yang akan melahirkan.
“Jadi kami dapat info kapal bersandar pukul 11.30 WIB, kami langsung masuk kapal untuk evakuasi. Jadi karena kondisi darurat, tentunya kami langsung prioritaskan penumpang yang hamil itu. Jadi, dari kapal lalu kami bawa ke RSUD Sejiran Setason, ” kata Koordinator Satgas ANGLA Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, Sabtu (5/3/2022).
Selain itu, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, mengatakan pihaknya kemudian mendapatkan kabar baik dari pihak RSUD Sejiran Setason bahwa saudara Riska telah melahirkan seorang bayi laki – laki pada pukul 15.05 WIB.
“Jadi kami dihubungi oleh pihak RSUD Sejiran Setason bahwa Riska ini telah melahirkan bayi laki-laki pada pukul 15.05 WIB. Alhamdulillah kita bersyukur bayi sehat ibunya pun sehat, nama anaknya Muhammad Anas Amrullah, ” tuturnya.
Sementara itu, sang suami Diki Anggara menyampaikan rasa terimakasih yang besar kepada para petugas yang telah membantu mengevakuasi istrinya itu.
“Alhamdulillah pak, terimkasih banyaklah pak atas bantuannya. Kondisi istri masih dirawat dan sehat, bayi juga sehat, ini anak pertama. Kontraksi jam 10.00 WIB pas mau sandar dermaga. Kemarin pergi ke Palembang itu dalam rangka silaturahmi berkunjung ke rumah mertua, ” ujar Diki Permana via telepon.







