Komitmen Riza-Debby: Meski Kuota PBI Dipangkas, Warga Bangka Selatan Tetap Bisa Berobat Gratis Pakai KTP

banner 468x60

TOBOALI, BERITA BANGKA – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bangka Selatan. Di tengah kebijakan pemangkasan besar-besaran kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan dari pemerintah pusat dan provinsi, pasangan Bupati Riza Herdavid dan Wakil Bupati Debby Vita Dewi memastikan program unggulan Berobat Gratis Cukup Pakai KTP tetap berjalan di tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat, meskipun beban anggaran daerah (APBD) dipastikan akan meningkat untuk menutupi celah pemangkasan tersebut.

Badai Pemangkasan Kuota PBI di Tahun 2026

Kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdampak signifikan terhadap jumlah kepesertaan PBI di Bangka Selatan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, penurunan angka peserta yang ditanggung provinsi sangat mencolok.

Berikut adalah rincian penurunan kuota PBI untuk Bangka Selatan:

* Akhir Tahun 2025: 40.948 peserta.

* Tahun 2026: 14.328 peserta.

* Jumlah Pengurangan: 26.620 peserta (Turun drastis lebih dari 60%).

Bupati Riza Herdavid: “Rakyat Tidak Boleh Jadi Korban”

Menanggapi situasi ini, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan program pelayanan kesehatan gratis tersebut terhenti.

Menurutnya, kesehatan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

“Walaupun ada pemangkasan dari provinsi dan pusat itu, saya tidak mau kalau itu sampai membuat program itu tidak berjalan,” ujar Riza Herdavid saat memberikan keterangan di Toboali, Senin (9/3/2026).

Riza menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian anggaran agar masyarakat yang sebelumnya terdaftar di PBI provinsi namun kini terhapus, tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas kesehatan yang ada di Bangka Selatan.

Tetap Akurat dan Tepat Sasaran

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan bahwa penggunaan dana daerah akan dilakukan secara selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Tujuannya adalah agar data yang didapat lebih tepat, akurat, dan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

Program Berobat Gratis Pakai KTP ini telah menjadi penyelamat bagi ribuan warga Bangka Selatan sejak pertama kali diluncurkan.

Dengan sistem yang terintegrasi, warga hanya perlu menunjukkan identitas kependudukan (KTP) untuk mendapatkan akses layanan medis, tanpa perlu khawatir dengan birokrasi yang rumit.

Pemangkasan kuota PBI di tingkat provinsi seringkali memicu kekhawatiran masyarakat akan hilangnya jaminan kesehatan.

Dengan adanya jaminan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, warga diharapkan tetap tenang dan tetap bisa mengakses layanan kesehatan secara maksimal. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250